Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2010

Cuti

Boleh aku minta cuti?
Untuk rehat sejenak saja.
Aku sedang ingin pergi sejenak menikmati diri sendiri.
Cuti, tidak menjadi karyawanmu.
Cuti, tidak menjadi kakakmu.
Cuti, tidak menjadi kekasihmu.
Dan jangan berisik, jangan mengganggu.

Love is real, real is love. -John Lennon-

This is Heaven!

Tiap orang punya versi bahagianya sendiri-sendiri. Punya hal-hal yang bisa membuatnya nyaman, tenang, rileks, feels like oh-wow-this-is-heaven!. Hal-hal tersebut tidak harus selalu yang  menakjubkan seperti ketika ada seseorang memberi kado berlian *sumpah! Ga bakal nolak!*. Tapi sesuatu yang simpel, yang bisa terjadi kapan saja, mengalir saja... Versi kamu, Rhein?

1.  Sarapan atau makan malem komplit berlima di meja makan
2.  Piknik keluarga jalan-jalan dan nginep di hotel atau olahraga di kebun raya
3.  Saat wiken dan bisa bangun siang tanpa beban
4.  Baca buku seharian tanpa pengganggu (matikan hape)
5.  Melihat pemandangan dari jendela kereta api saat backpacking
6.  Window shopping sama Ibu sampe kaki pegel
7.  Nonton bioskop plus makan eskrim bertiga bareng adek-adek
8.  Ketawa-ketawa denger radio bareng Bapak pas PP kantor
9.  Naik motor dibonceng pacar jalan-jalan keliling kota
10. Nongkrong di perpustakaan seharian
11. Makan sepotong black forest plus secangkir kopi
12. Tengk…

Kuli Jakarta: Transportasi=Neraka Dunia

Ini postingan ngomel. Yang males baca, silahkan pergi.

Macet. Hal yang sangat sangat sangat sangat tidak dapat dihindari di Jakarta. Ibu kota tercinta yang lebih kejam dari ibu manapun. Dan gw mengalaminya tiap hariiiii.... Aaaarrrgghhh!!!

Sumpret ya, gw ngomel pun sebenernya udah basi. Semua orang Jakarta juga tau kalo transportasi di kota ini tuh emang bejat abis. Dan gw ngga habis pikir sama Pemkot DKI yang nggak keliatan kerjanya dalam menangani masalah transportasi ini. Kenapa gw bilang ga keliatan kerjanya?? Karena emang makin hari makin parah tuh masalah transportasi di Jakarta. Kecuali kalo kerjaan Pemkot DKI emang memperburuk suasana kota. Sukses banget tuh gw bilang.

Nih ya, menurut analisis otak terbatas gw, salah satu yang bikin macet Jakarta itu tidak efektifnya angkutan umum. Contoh kecil di jalan depan kantor gw, Matraman Raya. Segala macem angkutan umum tuh lewat di depan kantor gw. Mulai dari busway, kopaja, bus patas, metromini, mikrolet, bajaj, ojek, taxi. Dan semu…

Kenapa pada Nikah Cepet, sih?

Suatu hari, saya bertanya pada seorang sahabat dekat yang juga mantan teman sebangku saat kelas 2 SMA dan punya status pengantin baru. Ya, teman sebangku saya saat SMP dan SMA memang banyak yang sudah menikah.

Saya    : Hey, gimana nih rasanya jadi pengantin baru? *kedip-kedip centil dan menggoda*
Teman    : Rasanya nggak enak, Pet... *ia menunduk berwajah sendu. Dan sekilas info, nama panggilan saya adalah Thipet*
Saya    : Hah? Nggak enak kenapa?*saya langsung khawatir dan bersiap jadi pelacur (pelayan curhat). At least, dia sahabat saya. Dan saya selalu ingin membantu meringankan masalahnya*
Teman    : Iya, nggak enak. Tapi..... uuueeeennaaakkk tenaaaannnn.... *tergelak dengan puasnya*

Kampreeeetttt....

Atau lain waktu ketika saya chatting YM dengan tetangga yang usianya hanya terpaut setahun di atas saya dan dia sudah menikah.

Saya    : Emang gimana rasanya nikah muda?
Mbak    : Nyesel
Saya    : Nyesel karena ga bisa main-main lagi layaknya anak muda?
Mbak    : Nyesel kenapa ga dari dulu…

Tips Menulis 1: Baca (Iqra'!)

Saya sering banget dapat pertanyaan, "Rhein, apa sih tips supaya bisa nulis?". Dan saya akan selalu menjawab, sebelum menulis kamu harus bisa terlebih dulu membaca. Baca buku? Oh, tidak selalu... Saya akan coba jelaskan mengapa membaca merupakan poin penting untuk bisa menulis. Tulisan ini pernah saya publish di blog saya sebelumnya. Check this out! ========================================================================= Iqra'!
Aku mengenal seorang anak kecil yang menurut cerita ibunya, sudah suka membaca bahkan sebelum ia mengenal huruf dan angka. Ibunya pernah bercerita, "Dia ini, waktu usia belum 3 tahun hobinya ngedeprok (bhs sunda: tengkurap) di atas koran terus pura-pura baca 'dan olang-olang dan belsama-sama..dan olang-olang dan belsama-sama', begitu terus setiap baca koran".

Kini, anak kecil itu sudah tumbuh dewasa dan masih suka membaca. Mulai dari sobekan koran bekas bungkus terasi dari warung, sampai jurnal sains milik J.J Thompson (untuk yang …

Kuli Jakarta: Kantorku Negeri Dongeng

Bekerja di kantor ini mengingatkanku pada cerita negeri dongeng yang dulu sering kubaca di majalah Bobo. Dan justru membuatku mengerti, mengapa di negeri dongeng yang notabene negeri impian sehingga seharusnya semua hidup damai tentram, masih saja terdapat tokoh antagonis. Ternyata, negeri dongeng yang sering aku baca dulu adalah sebuah refleksi dari cerita negeri nyata yang ada. Sehingga sejak kecil kita bisa belajar dari cerita dongeng, jangan menjadi tokoh antagonis setelah besar nanti.

Seperti biasa, negeri dongeng dipimpin oleh seorang Raja yang tegas dan bijaksana. Sang Raja meski tampak galak, namun beliau sosok pekerja keras sejak dulunya, sampai bisa membangun kerajaan kecil ini. Pada semua rakyatnya, Sang Raja selalu ramah dan mengayomi. Tentunya, sang Raja ini didampangi oleh Ratu yang lembut hati dan memiliki senyum teduh (penulis ngefans dengan sang Ratu). Mereka memiliki seorang Pangeran yang saat ini sedang belajar untuk menjadi pewaris tahta. Pangeran Tampan yang cerda…

Bencana Untuk Perubahan :)

Guru saya pernah bilang,musibah dan bencana hanya sebuah deskripsi manusia. Karena pada hakikatnya, Tuhan mentakdirkan perubahan.Sama seperti bumi yang zaman dulu dibombardir komet hingga menewaskan sebagian besar makhluk hidup dan menghabiskan semua Dinosaurus. Pada akhirnya, tumbuh kehidupan baru yang lebih baik.

Bapak saya juga bilang, dulu setelah gunung Galunggung meletus, pasir-pasirnya dimanfaatkan untuk pembangunan di Jakarta. Dan daerah sekitar gunung menjadi lahan subur. Tuhan itu Maha Baik, dan alam selalu memberi banyak hal pada manusia dengan ikhlas. Meski ada korban, anggap saja itu sebuah keseimbangan. Meski banyak kesedihan, percayalah di balik itu akan muncul kebahagiaan.

Begitu pula dengan kejadian meletusnya Merapi, gempa Mentawai, ataupun yang lain. Semoga kita semua tetap bisa berfikir positif, karena akan ada kehidupan lain yang lebih baik. ^_^
ps: pic taken from here
Love is real, real is love. -John Lennon-

Saya Takut Miskin, Kawan...

Mari kita bicara tentang materi, tentang uang, tentang hal-hal yang perlu dibeli.
Kata orang, miskin atau kaya itu relatif. Dari kacamata *dan softlens* saya, miskin adalah ketika kita terpaksa harus meminta pada orang lain karena tidak mampu mengusahakan sendiri. Dan saya takut miskin. Sebuah doktrin yang tertanam lekat dan ditularkan oleh Ibu. Iya, Ibu saya juga takut miskin.
Emang kamu pernah miskin, Rhein? Entahlah, saya sih dari dulu selalu merasa cukup *Alhamdulillah...*. Beruntunglah saya punya orangtua yang mengajarkan untuk tidak konsumtif dan gemar menabung. Sebelum TK, saya diajarkan untuk rajin menabung di celengan. Di TK, karena Bapak melarang untuk jajan sembarangan, saya jarang jajan. Jadilah uang jajan utuh.
Beranjak SD, saya mulai menabung di bank atas nama saya dan Ibu. Jadilah seminggu sekali saya rutin pergi ke bank untuk menabung sisa uang jajan *berapa banyak anak SD yang punya account Bank?*. Sedikit demi sedikit, tapi bisa untuk beli kado untuk Ibu. Jadi teringat …

Ngapain Kembali ke Jakarta??

Ke Jakarta aku kan kembaliiiii...

Lagu jadul lah itu pasti. Dan saya yakin penggemar musik pasti tau lagu yang dibawakan Koes Plus itu.
Ngomong-ngomong tentang Jakarta, saya ingin sedikit curhat, juga sekalian menghujat. Apa sih yang orang-orang cari di Ibukota negara kita tercinta ini ya? Soalnya saya sering dengar banyak orang dari berbagai daerah datang ke Jakarta. Bahkan rela menjual aset di kampungnya untuk modal di Jakarta. Jangankan hanya gosip yang mampir ke telinga saya, bahkan teman-teman saya pun yang berasal dari daerah, sangat berlomba-lomba untuk dapat kerja di Jakarta.

Baiklah, mari kita coba lihat apa yang menarik dari kota metropolitan ini. Standar gaji besar. Pasti itu salah satu alasan utama banyak orang berburu di pekerjaan di Jakarta. Tapi pernahkah mereka perhitungkan bahwa biaya hidup di Jakarta juga besar? Godaan untuk pengeluaran isi tabungan juga besar. Di Jakarta itu, pipis aja bayar loh. Belum lagi gaya kehidupan orang-orangnya. Kalau ga pinter-pinter ngatu…

Terbang!

Hari ini si Koci nangkep Burung!

Kalau diperhatikan baik-baik, ada dua burung dari hasil tangkapan Koci di atas. Burung besi, dan burung kecil. Entah pipit atau gereja. Hebat juga ni kawanku...
Ngomongin tentang pesawat, Rhein jadi teringat masa kecil. Dulu zaman SD, temen-temen Rhein terutama yang cowo, banyak yang punya cita-cita jadi pilot. Rasanya emang hebat bener gitu nyupir pesawat. Sedangkan yang cewek-cewek bercita-cita jadi pramugari. Terbang dengan tampilan cantik. Rhein sendiri, jujur aja sampai sekarang suka rada takut plus pusing kalau di ketinggian terus melihat ke bawah. Hiiiyyy...  >.< Makanya, waktu kecil Rhein ga pernah punya cita-cita jadi pilot ataupun pramugari. Takut ketinggian! Etapi...Etapi... waktu kecil Rhein punya cita-cita jadi ASTRONOT! Kenapa? Karena kalau di luar angkasa kan ga ketahuan mana atas dan mana bawah, jadi ya ga perlu takut.... :D
Love is real, real is love. -John Lennon-

si KOCI

Perkenalkan, kawan baru namanya KOCI. Kawan yang punya hobi menyimpan memori setiap objek dalam pandangan mata. Apapun yang tampak menarik mata, KOCI bisa menangkapnya.


Mata suka melihat langit, maka KOCI menangkapnya. Langit biru dengan gumpalan awan.
Mata terpesona udara bersih. Maka KOCI menangkapkan Gunung Pangrango.
Mata jengah dan jengkel dengan kemacetan. KOCI menangkap untuk mengatakan, nikmati saja...
Mata bahagia dengan senyum sahabat. KOCI mengumpulkannya.
Semoga, mata dan koci selalu berteman. *ps: KOCI: Digital Camera Kodak C190.
Love is real, real is love. -John Lennon-

Akhir-Akhir Ini

Akhir-akhir ini, Rhein mulai cukup sibuk di kantor Beta. Terkadang sedikit geregetan, jengkel, atau bingung. Stress sedikit, tapi ga terlalu jadi masalah. Karena masih lebih stress ketika ngerjain skripsi dulu. Mungkin, kalau ibarat musik, Rhein belum bisa seirama. Kadang tempo terlalu cepat, kadang terlalu lambat, kadang keluar nada. But still, I'll do my best.
Akhir-akhir ini, Rhein suka dengerin lagi Eminem feat Rihanna yang "Love The Way You Lie". Ajib deh, dari zaman Rhein SMP pas Eminem awal-awal booming, Rhein emang udah salut sama nih penyanyi. Lirik-liriknya tajam, sarkastik, menyindir, tapi bermakna. 'Cause today, that was yesterday, yesterday is over, it's a different day
Maybe our relationship isn't as crazy as it seems
Maybe that's what happens when a tornado meets a volcano
All I know is I love you too much to walk away though

Akhir-akhir ini, Rhein jadi suka main ke karaoke-an. Bukan karena ga ada yang manggil untuk nyanyi di cafe trus lari ke…

Long Distance Relationship

"Relationship is a hard work. But when you add distance between the two of you, it can become even more complicated."

Long distance relationship, anyone? I do. Kok bisa sih, Rhein? *Itu sih supaya dia bebas selingkuh kemana-mana*, biasanya begitu ledekan temen-temen gw. Hahaha.. Alasan gw pribadi, karena gw pengen selingkuh mandiri. Gw nggak suka ada masalah apa-apa dikit terus minta tolong pacar, susah sedikit telpon pacar, bingung sedikit hubungi pacar. Dan masalahnya, kalau si pacar deket, gw pasti akan begitu manja. Atau setidaknya, si pacar yang baik hati pasti langsung menolong. No! Gw pengen tumbuh, belajar, mengembangkan potensi pribadi, dan mandiri. Dan gw juga pengen si pacar bisa grow up dengan semua potensinya.
So, here we are. Jarak 400-an kilometer terbentang memisahkan kami *sumpah lebay*. Tapi jujur, sampai sekarang jarak ga terlalu masalah kok. Rhein mau bagi-bagi sedikit tips.
Niat
Ini paling penting. Jauh atau dekat sebuah hubungan tergantung niatnya. Niat g…

Scrapbook-Smilebox

Beberapa hari ini Rhein punya mainan baru. Software digital-online untuk bikin scrapbook. Sebenernya ga cuma scrapbook sih, bisa buat kartu, slideshow, album foto, de-el-el. Yang menyenangkan, bikinnya gampang banget dan ada banyak frame atau template yang unik-cantik. Selain itu juga ada banyak pilihan tema yang bisa diambil. Dari tema keluarga, cinta, sampai backpacking. Contohnya udah ada di postingan di bawah. Dan yang paling penting, GRATIS! Hehehe...
Ini cara-cara untuk berkreasi scrapbook di softwarenya.
1. Klikwww.smilebox.com 2. Klik "Get Started". Setelah di klik, nanti akan ada pilihan download. 3. Download software smilebox tersebut. 4. Install smilebox beserta flash-nya sekalian (nanti akan diminta). Proses install ga lama, paling 15 menit. 5. Setelah diinstall, akan tampil program smilebox dan akan banyak pilihan tema yang bisa diambil. 6. Misalnya, pilih salah satu template, lalu klik "Personalize". Setelah itu otomatis software akan mendownload template ya…

Surabaya-Madura

Ini beberapa foto waktu gw backpacking ke Surabaya pas zaman Mahasiswa. Udah setahun yang lalu, lebih malah. Gw datang ke Surabaya hanya dengan satu orang kenalan, Nona Deasy nan cantik, dan itu pun cuma kenalan via internet! Hahaha... Dan ga disangka, kami malah jadi best friend sampai sekarang.

I miss backpacking. And you miss this city right, nona Deasy? :D


pict: dokumen pribadi


Love is real, real is love. -John Lennon-

So, It's Life! Just Enjoy...

Sejak awal kuliah, saya mulai belajar bahwa tidak semua hal yang saya ingin bisa langsung saya dapatkan. Saya pengen masuk Astronomi ITB, dapatnya Fisika UI. Saya pengen dapat IP 3 koma sekian, malah ketiban IP 1 koma sekian (buka aib pernah nasakom ;p). Saya pengen ikut banyak organisasi untuk menimba pengalaman, malah jadinya keseringan nongkrong di lab. Saya pengen jadi mahasiswa kaya, yang ada malah miskin tabungan melulu.

Tapi saya teringat perkataan seseorang, "Mungkin jalan-mu tidak mulus dan cepat sampai tujuan seperti lewat jalan tol. Melainkan harus berputar, berkelok, dan terjal. Selama kamu tetap teguh, pasti akan sampai ke tujuan."

Dan beruntunglah saya punya sifat ngotot. Ibu yang paling tahu saya punya sifat "Pokoknya harus dapet sekarang!". Tujuan-tujuan saya semasa kuliah itu Alhamdulillah bisa saya dapat. Saya bisa mengerjakan tugas akhir di Astronomi ITB dengan rekomendasi Fisika UI. Hei, cita-cita saya ngamat di Teleskop Zeiss Bosscha itu tercap…

Kuli Jakarta: Preman

Sudah jelas bahwa Ibukota lebih kejam daripada Ibu Tiri, rumput tetangga lebih hijau daripada rumput sendiri *nggaknyambungsi*. Nah, setelah hampir sebulan Rhein kerja di Jakarta tepatnya Kantor Beta, selain kemacetan yang menjadi ciri khas Jakarta, ada hal lain yang patut diwaspadai yaitu kriminalitas. Sepertinya hampir segala macam kejahatan tersaji di Jakarta ini. Dari yang ecek-ecek seperti maling ayam sampai yang kelas tinggi seperti korupsi uang rakyat *wuidiihh*.

Sepengetahuan Rhein, wilayah Matraman-Jatinegara memang wilayah yang patut diwaspadai karena tempat ini cukup padat sebagai tempat perkantoran, pasar, plus stasiun. Pasarnya pun ga tanggung-tanggung deh. Kayaknya semua lahan di sini bisa jadi pasar. Ruame beneerrr.. Dan tentunya pasar identik dengan preman pasar pula. Setiap kali turun dari halte busway Kebon Pala, Rhein harus jalan kaki kira-kira 100 meter menuju kantor. Dari perjalanan singkat tersebut, Rhein harus melewati berbagai macam pedagang kaki lima dan tak …

Selamat Idul Fitri

Maklum terlambat baru balik mudik... *sokmudiksokpunyakampung* ;p

Kami, Rhein Fathiadan segenap keluarga besar Syahroni Susanto mengucapkan:

Selamat Idul Fitri 1431 H Mohon Maaf Lahir dan Batin

Semoga kita semua termasuk hamba-Nya yang beruntung untuk dipertemukan kembali dengan Ramadhan berikutnya.. Aamien.. ^^

pict: dokumen pribadi

Love is real, real is love. -John Lennon-

It's About... Us

It's about surprising love
It's about promise
It's about waiting
It's about choice
It's about how through the time
It's about tall guy and short girl :p
It's about you and me

It's about Long Distance Relationship


*ps: So, I'll see you soon, then...

Movie: Dear, John

Love is real, real is love. -John Lennon-

Kuli Jakarta: Pertama Kali Ngantor

Bukan pertama kali kerja loh ya... karena menurut hukum fisika, kerja itu usaha dikali perpindahan. Jadi, sudah dipastikan hampir semua orang pasti pernah bekerja. Ngomong-ngomong, kenapa gw bawa-bawa fisika juga?
So, inilah pertama kali gw ngantor. Bener-bener ngantor karena gw bekerja di sebuah perusahaan. Gw dateng tiap pagi, masuk ruangan, duduk di salah satu cubicle, lalu mulai kerja. Kita sebut saja namanya Kantor Beta. Selain dalam bahasa Papua beta itu artinya saya (jadi, Kantor Saya), juga karena perusahaan tempat gw bekerja namanya Beta Pramesti. Kita persingkat namanya Kantor Beta sehingga bisa memiliki dua arti. Letak kantor gw di daerah Matraman deket halte busway Kebon Pala. Deket juga dari stasiun Jatinegara dan untungnya deket sama kantor Bapak. Sangat lumayan sekali pagi-pagi berangkat bisa nebeng, dan pulang sore pun nebeng. Uhuuuyy..

Gimana rasanya ngantor? Dari segi atmosfer ruangan kerja, jelas sangat sangat jauh berbeda dengan Lab Teori tempat gw nongkrong. Gw d…

Pengangguran Bahagia

Well.... Well... Tanpa terasa, sudah satu bulan lebih Rhein jadi pengangguran. Bagaimana rasanya, Rhein?? Senaaaannggg.... Hahahaha... Sumpah deh, andaikan pengangguran itu digaji, mau banget gw. :D
Kerjaan gw tiap hari adalah nggak ada kerjaan. Alias, bisa bangun siang tanpa beban, tanpa perlu mikir tugas kuliah, tanpa perlu mikir rumus-rumus fisika, tanpa perlu deg-degan mikirin IP semesteran yang seringkali fluktuatif. Bener-bener waktu luang yang panjang, liburan menyenangkan. Hohohoho... Dan untungnya, orang tua gw ga terlalu berisik menuntut gw macem-macem. Ibu malah bilang, "nikmatin aja masa-masa nganggur kamu...". Dan gw bener-bener menikmati! ^^
Selain kegiatan-kegiatan dalam posting gw sebelumnya, yaitu kerja freelance, jualan, nyanyi, dan baca buku. Gw mulai mencoba bantu-bantu Ibu promosiin perusahaan Tenda Destarata. Istilahnya bagian marketing dadakan gitu lah... Hahaha... Menyenangkan kok, lumayan ada kegiatan jalan-jalan. Selain itu, gw juga mulai belajar TOEF…

Being Statusless and Happy

Hari ini tepat satu minggu saya menyandang status "statusless". Mau dibilang mahasiswa, ya udah lulus. Dibilang pekerja, ya ga punya pekerjaan tetap. Duh, pengangguran dunk?? Ya nggak gitu-gitu juga sih. Kalau pun bahasa gaulnya adalah pengacara alias pengangguran banyak acara, ya okelah bisa diterima. But, I really really enjoy this moment.

Freelance writer.
Sudah sejak Januari lalu saya jadi penulis freelance untuk beberapa web content. Sebuah kegiatan plus merangkap pekerjaan yang menyenangkan. Kenapa? Karena freelance. Tidak ada waktu yang terikat, suka-suka saya kapan mau mengerjakan, yang penting harus selesai sebelum deadline. Apalagi si bos justru bahagia karena saya udah lulus dan makin memberikan banyak pekerjaan. Penghasilan, tentu jauh berbeda dengan teman-teman yang karyawan bank. Masih jauh dari mencukupi kebutuhan hidup. Tapi setidaknya lumayan untuk nambah-nambah budget untuk hobi belanja saya: buku dan lipstick.

Happy Bisnis.
Saya memang tidak berencana menjad…

Buku dan Imaji yang Kembali

Kemarin, saya kembali merasakan nikmatnya membaca buku. Satu hal yang sudah hampir saya lupa bagaimana rasanya dalam beberapa waktu yang lama. Satu hal yang telah terenggut karena otak dan hati saya selalu memikirkan hal lain. Satu hal yang sangat saya rindu. Buku dan imaji saya yang berkeliaran dengan bebasnya. Rasanya, seperti bergemuruh hebat namun nyaman. Zona nyaman yang saya rindu. Imaji saya, ternyata tidak buntu!
Buku fiksi, tebal hampir 5 centi. Habis saya baca tidak sampai satu hari. Dalam perjalanan Jakarta-Bandung-Bogor. Di mobil, kosan adek, rest area. Hahaha.. Jadi teringat dulu kalau bermain dengan sepupu-sepupu dan saya tidak bisa diam mengganggu mereka. Salah seorang dari mereka akan berkata, "Kasih aja Tia buku, pasti diem deh nanti dia."

Love is real, real is love. -John Lennon-

Pelem India

Di saat orang-orang lagi demam sama drama Korea, gw malah lagi keranjingan film India. Hahahaha... Silahkan tertawa, karena gw juga suka tertawa kalau nonton India.

Yang gw tau, sekarang-sekarang ini -dari dulu juga mungkin- banyak yang suka ga ngaku kalau mereka suka pelem India. Entah karena gengsi atau apa. Tapi ternyata Slumdog Millionaire, My Name Is Khan, 3 Idiots, banyak juga penontonnya dan banyak yang memuji. Atau, siapa sih yang ga kenal dengan Kuch Kuch Hota Hai?? Kalau untuk alasan film India tampak norak dengan joget-nyanyi, di semua film itu juga ada kok adegan seperti itu. See? Ternyata meski banyak yang ngaku ga suka pelem India, penontonnya tetep aja banyak. Hahaha...

Bagi gw, film India termasuk yang konsisten dalam dunia perfilman mereka. Konsisten dengan joget-nyanyi maksudnya. Justru itu yang menjadikan film India khas dan gampang diingat orang. Dunia film mereka juga termasuk yang paling lama di Asia, selain Jepang dan China tentunya. Mulai dari waktu gw kecil n…

Fly Me To The Moon....

Untuk jenis lagu, gw memang pecinta old song. Alasannya mungkin karena old song lebih punya orisinalitas musik, *halah bahasa gw*, aransemen musik yang lebih 'bersahabat' di telinga, dan tentunya lirik-lirik super romantis yang nggak kacangan. Salah satunya lagu Love Me Tender yang pernah gw bahas. Nah, ada lagi nih lagu yang gw suka banget banget banget...
Judulnya Fly Me To The Moon. Liriknya ditulis oleh Bart Howard tahun 1954 *jadul abis*. Pertama kali dinyanyikan oleh Felicia Sanders, tapi justru populer dan menjadi hits saat dinyanyikan oleh Frank Sinatra tahun 1964, menjadi teman perjalanan para astronot Apollo 11 dalam misi perjalanan ke bulan.
Fly Me To The Moon
Fly me to the moon
Let me play among the stars
Let me see what spring is like
On a-Jupiter and Mars
In other words, hold my hand
In other words, baby, kiss me

Fill my heart with song
And let me sing for ever more
You are all I long for
All I worship and adore
In other words, please be true
In other words, I love …

Welcome June!! ^.^

Dari dulu, gw paling suka sama bulan Juni. Pertama, jelas karena ini adalah bulan kelahiran gw. Jadi, bakal banyak ucapan selamat dan doa baik-baik yang menyenangkan. Kedua, adek gw juga ultah di bulan ini, biasanya jadi ajang kumpul keluarga untuk ngerayain ultah barengan. Ketiga, dari dulu bulan Juni selalu identik dengan liburan sekolah. Siapa sih yang ga suka liburan santai-santai? Hohoho...
Dan bulan Juni sekarang, adalah bulan penentuan apakah gw akan lulus dan lolos dari dunia persilatan Fisika ini??? *halah, lebay....*. So, mohon doa untuk kelancaran ya, kawan... Gw juga mau minta maaf untuk yang akhir-akhir ini menderita karena perlakuan gw. Entah itu dicuekin, dijutekin, sms ga dibales, telpon ga diangkat, chat ga ditanggepin, de-el-el. Harap maklum, lagi lebay menjelang penerbitan "novel" terbaru  ini. 
Ah, dan juga mau bilang terima kasih untuk semua yang sudah mendukung gw dalam pengerjaan tugas akhir. Terutama bapak-bapak dosen yang sudah sangat baik hati dan sab…

Kamu Cantik? Dilihat dari Mana??

Cewek cantik tukang dandan biasanya berifikir, biarin aja nilai gw jeblok, toh yang penting gw cantik. Cowok-cowok ngelirik gw karena gw cantik, bukan karena nilai gw.

Cewek (kurang) cantik yang pinter dan baik hati biasanya akan berfikir, cewek itu yang penting inner beauty-nya. Buat apa cantik tapi bego dan jahat?

Haha... No offense nih ya. Banyak orang yang suka memperdebatkan mana yang lebih penting, inner beauty atau outer beauty? Kebanyakan setuju inner beauty lebih penting karena outer beauty bisa pudar, sedangkan inner beauty akan tetap ada meski si wanita sudah tua dan keriput. Namun kenyataannya, setiap orang suka melihat wanita yang punya outer beauty, cantik banget luarnya. Dengan riasan yang pas, dan penampilan sedap dipandang. Nggak peduli apakah dia ternyata karyawati sukses dengan jabatan penting di kantor atau hanya SPG berhonor rendah atau bahkan mungkin ternyata wanita penipu. Kebanyakan orang, pada kesan pertama, akan lebih respek dengan wanita yang punya outer bea…

City of Bones-Trilogi The Mortal Instruments

Clary Fray mendatangi sebuah pesta malam bersama sahabatnya, Simon. Sebuah pesta yang penuh dengan anak muda berpakaian nyentrik, sampai ia tak sengaja melihat sesosok pria tampan membuatnya penasaran untuk membuntuti. Di ujung rasa penasarannya, ia harus dikejutkan oleh pemandangan pria tersebut  justru tengah disiksa oleh dua orang pria dan seorang wanita cantik. Clary panik dan mencari pertolongan, namun lagi-lagi ia terkejut karena tak seorang pun dapat melihat apa yang sedang dilihatnya! Saat itulah babak baru dimulai dalam kehidupan Clary. Salah seorang dari ketiga penyiksa yang ditemui Clary saat pesta, terus-menerus membuntutinya. Tiba-tiba saja ibu Clary, Jocelyn, hilang tanpa jejak.  Di rumahnya, Clary diserang oleh iblis yang membuat nyawanya nyaris melayang.
Karena bahaya yang terus mengejar, Clary terpaksa tinggal bersama para Nephilim, yang ia ketahui ternyata makhluk berdarah malaikat yang diciptakan untuk menjadi Pemburu Bayangan. Salah satunya adalah Jace, pemuda denga…

Gila mode: on

Akhir-akhir ini saya emang lagi gila. TOTALLY!
Menyendiri, teriak-teriak tertahan, menangis sendiri. Layaknya orang depresi lah. Sampai kadang malu kemana-mana karena mata bengkak (untung ada kacamata ;p).

Mungkin sedang totally stuck, totally sucks. Kecewa pada semua yang ada di sekitar. Dan tentunya, paling kecewa pada diri sendiri. I need to be alone...

Love is real, real is love. -John Lennon-

Everything Could be Solved

Ibu pernah bilang padaku, "Kamu kalau cari suami ya harus yang lebih baik dari Bapak, dong.". Dan jawabanku, "Tapi di mata tia, tetep aja bapak itu laki-laki terbaik.". Yupz, aku sangat sangat menganggumi Bapak, dan tidak bisa digantikan pria manapun. Semua sifat, sikap, tanggung jawab dan pribadi beliau banyak aku contoh.

Bapak selalu total dalam setiap pekerjaannya. Punya sifat perfeksionis memang. Segala hal harus sesuai aturan, rencana, proses baik, hasil baik. Hobinya adalah bekerja. Bener-bener nggak bisa diem deh meskipun hari libur. Sampai sekarang pun, aku masih sering melihatnya tidur larut karena menyelesaikan pekerjaan. Hobinya adalah semua hal yang berbau desain dan dekorasi. Kalau kalian main ke rumahku, bisa dilihat 80% furnitur di rumahku adalah buatan tangan bapak sendiri! Lemari, rak buku, kitchen set, meja kursi, dsb. Bahkan meja belajarku sekarang adalah bekas bapak dulu yang beliau buat sendiri. So, usianya lebih tua dari aku pastinya. Bagus, e…

Susah Curhat?

Ada banyak alasan kenapa gw susah curhat sama orang. Pertama, karena gw masih ngerasa masalah yang gw hadapi nggak sesulit masalah orang. Okay, ada yang pernah bilang ini tanda orang sombong karena nggak mau berbagi. Karena masalah orang lain bisa saja sepele menurut kita dan masalah kita sepele bagi orang lain. Karena itu, butuh saling curhat untuk berbagi. Gw juga suka merasa orang lain pasti sibuk sama masalah-masalahnya dan ngapain juga gw curhat malah nambah masalah mereka.

Kedua, gw ga suka dihakimi. Jujur, gw benci banget di judge sama orang. Okelah gw juga sadar diri gw juga pasti pernah ngejudge orang baik sengaja ato nggak. Tp gw selalu meminimalisir hal itu. Orang curhat itu hanya butuh didengar pada awalnya. Mereka nggak selalu butuh solusi, apalagi solusi yang men-judge dan ga penting. Contohnya seperti ini,

Gw    : Aduh, pusing gw ngerjain skripsi.
si A    : Emang kenapa?
Gw    : Gw masih kesulitan nurunin rumus.
si A    : Ya belajarlah!

Dodol! Mau gw solat tahajud setahun…