Langsung ke konten utama

Akhir-Akhir Ini

Akhir-akhir ini, Rhein mulai cukup sibuk di kantor Beta. Terkadang sedikit geregetan, jengkel, atau bingung. Stress sedikit, tapi ga terlalu jadi masalah. Karena masih lebih stress ketika ngerjain skripsi dulu. Mungkin, kalau ibarat musik, Rhein belum bisa seirama. Kadang tempo terlalu cepat, kadang terlalu lambat, kadang keluar nada. But still, I'll do my best.

Akhir-akhir ini, Rhein suka dengerin lagi Eminem feat Rihanna yang "Love The Way You Lie". Ajib deh, dari zaman Rhein SMP pas Eminem awal-awal booming, Rhein emang udah salut sama nih penyanyi. Lirik-liriknya tajam, sarkastik, menyindir, tapi bermakna. 'Cause today, that was yesterday, yesterday is over, it's a different day

Maybe our relationship isn't as crazy as it seems
Maybe that's what happens when a tornado meets a volcano
All I know is I love you too much to walk away though

Akhir-akhir ini, Rhein jadi suka main ke karaoke-an. Bukan karena ga ada yang manggil untuk nyanyi di cafe trus lari ke karaoke loh... :D. Awalnya diajak si sahabat bareng sama temen-temennya. Malah jadi ketagihan. Lumayan buat nyanyi-nyanyi teriak-teriak dan ber-norak ria. Lanjut nongkrong sana-sini. Well, euphoria hedonisme ketika kuli Jakarta baru gajian *dan sudah bokek lagi T_T*

Akhir-akhir ini, Rhein suka banget sama es kacang merah. Dari dulu sih udah suka, tapi cuma bisa makan di resto langganan. Dan karena seminggu ini Rhein puasa, akhirnya Ibu buatin es kacang merah ini. Ga tanggung-tanggung, satu panci gede! Loooovveeee it so much! \^_^/.

Akhir-akhir ini, Rhein sedang suka menyendiri. Berkontemplasi, berfikir dan mencari apa yang harus dicari, apa yang harus dikejar. Si pacar pernah bertanya, "Kurang capek ya kamu?". Bukan... bukan tentang capek. Hidup itu pasti capek. Tapi, Rhein sedang merasa seperti kehilangan sesuatu. Dulu kalau zaman mahasiswa otak Rhein penuh dengan target, mimpi, kejar-kejaran dengan waktu. Lingkungan pun sangat mendukung. Sekarang, well.. ya begitu. Kalau kata Hening, "Ga enak hidup kayak ga ada tantangannya". I need something that I will fight for. I'm looking for something I will die for. Tapi tetap, ini salah satu fase hidup yang harus dinikmati. Ada fase ketika sibuk dan stress ga terkira. Ada fase ketika hidup begitu datar dan membosankan.

Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

achie mengatakan…
mumpung lagi datar dan membosankan yuk dinikmati leyeh2nyaaa.. abis itu bikin target lagi biar semangat :D
orangekusuka mengatakan…
semangat mbak rhen yang cantik :)
rhein fathia mengatakan…
@achie:
ga bisa leyeh-leyeh.. harus kerjaaa.. hahaha..

@orangekusuka:
Makasih, dear.. :)
Tukang Gosip mengatakan…
ikutan ngoceh yang disertai nge-gosip di sini ketauan ga yaaa....

Pos populer dari blog ini

Backpacker Thailand Trip (part 1): Jakarta-Bangkok

Sawaddi Kha...
Ayey! Rhein baru pulang dari Thailand dengan hati senang.. :D Hmm.. cerita mulai dari mana dulu ya? Persiapan dulu kali ya. Oke deh.
Persiapan Backpacker murah meriah. Selain sama keluarga atau dapat fasilitas dari instansi tertentu, Rhein selalu jalan-jalan ala backpacker. Why? Selain murah juga karena males geret-geret koper. Hahaha... Rencana backpacking ke Thailand ini berawal dari adanya tiket promo Air Asia & Lion Air sekitar 5 bulan lalu yang membuat Rhein berhasil mendapat tiket Jakarta-Bangkok PP seharga 700 ribu rupiah sajah! Yes, murah!
Menjelang sekitar 1-2 minggu keberangkatan, baru deh mulai cari info detail tentang segala hal menarik di Thailand. Dari worskhop Seasoned Traveler waktu di UWRF, dikasih tahu kalau persiapan sebelum traveling (apalagi bagi penulis) itu sangat penting supaya nggak blank banget saat di lokasi. Sehingga saat sampai di tujuan, kita nggak lagi bingung mau ngapain atau ke mana, tapi bisa lebih fokus menerima hal-hal detail yang …

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

Backpacker Thailand Trip (part 2): Pattaya & Koh Larn Island

7 May 2014 Subuh di Bangkok, jujur Rhein nggak tahu arah kiblat ke mana. Pas di Indo nyarinya jadwal solat doang, lupa cari arah kiblat. Tapi yasud, kalau nggak tahu, solat mah niatnya yang penting ke kiblat, yes. Malam sebelumnya udah pesen ke resepsionis kalau beres subuh minta diantar ke terminal bus Ekkamai. Katanya mereka bisa nganter pake ojeg. Namun apa daya jam 5 pagi itu resepsionis masih gelap, nggak ada orang, ngga ada bel untuk manggil, mau nelepon ke contact person ya nomor hape Rhein masih nomor Indo kena roaming ngga bisa dipake. Akhirnya memutuskan untuk check out, simpan kunci, dan keluar hostel cari taksi ke terminal Ekkamai. Soalnya ngejar kapal ferry ke Koh Larn Island di Pattaya nanti yang cuma ada di jam-jam tertentu. 
Supir taksi, petugas terminal, dan orang-orang yang Rhein temui sepagi itu ramah-ramah. Mungkin kelihatan banget, cewek bawa backpack gede laha-loho nggak tahu arah, jadi mereka murah hati ngasih informasi. Perjalanan 2 jam dari Bangkok ke Pattaya …