Posts

Showing posts from 2020

Bekal, Feminisme, dan Gengsi

Image
Anak twitter pasti tau beberapa waktu lalu sempat ada 'keributan' akibat seseorang membuat thread dengan judul "bekal untuk suami". Saat twit tersebut muncul, langsung saya bookmark tanpa pikir panjang karena ide menu buat bekal atau makanan sehari-hari itu penting. Buat diri sendiri tentunya karena saya belum punya suami. Selang beberapa jam buka twitter lagi, lah kok jadi muncul keributan. Ada yang pro dengan alasan mirip-mirip saya dan ada yang kontra dengan alasan kesetaraan gender (yang menurut saya, maksa banget). 
Pihak kontra, yang selanjutnya mengusung alasan feminisme, berpendapat bahwa tidak seharusnya seorang istri membuat bekal untuk suami. Harus ada kesetaraan pekerjaan, harusnya bikin bekal itu dibayar, cooking considered as work, yang membuat saya cengo. Dan ketawa. 
Saya bukan penggemar isu feminisme apalagi mendalami topik gender equality. Karena bagi saya dalam sebuah hubungan ya common sense aja, dude. Kalau seseorang punya satu potensi, misalnya…

Triple The Trouble

Image
Angka cantik, 33. Saya lupa ada kisah menarik apa saat usia 11 tahun, yang pasti saya masih tinggal di Semarang. Saat 22 tahun, masih kuliah di UI dan (sok) sibuk dengan skripsi, bolak balik Depok-Bogor-Bandung. Tahun ini usia 33, sedang di Praha. Selain karena study, juga nggak bisa pulang kampung karena korona. Hahaha..

Bicara tentang usia, saya dan teman sempat membahas tentang angka saat kami melakukan perjalanan ulang tahun minggu lalu. Terkait dengan stigma wanita usia kepala 3 yang menurut kultur asia sudah seharusnya mencapai ini dan itu atau dianggap tua. Dia bilang, "Every age is good. And if I can choose in which age I can live for long time, I will choose this age. I don't wanna go back to my twenties. I like myself more now." Saya setuju. Hidup saya sampai akhir usia 29 masih terlalu complicated. Seru, penuh resiko, banyak petualangan, pelajaran, random, dan saya labil. Bagian labil ini yang saya nggak mau ulangi, capek. Kan udah tua. :))
What's so spec…

Hari Ini Tenang Sekali

Image
Hari ini rasanya tenang sekali. Weekend pertama setelah tahun ajaran 2019/2020 usai, semua ujian dan tugas selesai. Lulus semua pastinya, jangan tanya nilai karena lulus saja sudah bikin saya bahagia. Hari ini saya bangun siang, masak singkat, dan menikmati brunch sambil memperhatikan dua burung yang juga sedang makan buah-buahan di ranting pohon depan kamar. Cuaca cerah meski seringkali tidak stabil (mendung-cerah-berangin-cerah-mendung). Hari ini rasanya damai, melegakan. 
Summer holiday sudah dimulai sampai 3 bulan ke depan. Pulang ke Indonesia bukan pilihan dengan situasi yang belum membaik dan penerbangan di Eropa masih sangat terbatas. Setidaknya di sini saya punya pekerjaan full-time jadi tidak akan terlalu bosan atau kesepian. Kerjaan saya banyak, tapi mudah dan tidak memberatkan pikiran. Mungkin sesekali saya akan ke luar kota dan semoga bulan depan sudah bisa ke negara tetangga tanpa perlu melibatkan banyak aturan. Kan ribet aja kalau ke Jerman atau Austria hanya 2-4 jam pe…