Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Ibu Negara

"Thi, mau seburuk apa pun masalah yang lu hadapi atau perasaan lu lagi kacau, ketika lu keluar rumah dan menghadapi dunia, lu harus bersikap layaknya Ibu Negara."
Itu pesan sahabat saya, Angie (ibu 2 anak), yang saya tanggapi dengan canda, "Ibu negara apaan? Negara api?"
Sebelumnya, saya tidak pernah menganggap sosok Ibu Negara sebagai seseorang yang memiliki peranan penting secara lingkup nasional. Mengingat semua ibu negara yang pernah ada di negeri ini tidak lebih dari perempuan produk patriarki (enggak saya banget). Saya justru lebih mengagumi perempuan yang menjadi direktur BUMN atau menteri karena terlihat nyata bagaimana mereka berkontribusi. 
Waktu SD saya pernah membaca buku punya ortu yang judulnya "100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia" karangan Michael Hart (ini buku legend yang sampe sekarang juga masih ada). Satu sosok yang berkesan adalah Ratu Isabella dengan segala cerita saat dia mengelola Spanyol. Namun apalah kisah ratu tahun 1400an kayakn…

Trio Miliarder

I tu nama grup WhatsApp kami, meski belum ada salah satu dari kami yang menjadi miliarder. Namun nama termasuk doa, kan? Hehe...
What friendship means for you? Who are they? 
Saya yang remaja mungkin akan menjawab, teman itu siapa saja yang bisa diajak hang out sepulang sekolah atau saat weekend. Teman itu yang bisa ngasih jawaban pe-er di sekolah atau contekan saat ujian. Saya yang mulai memasuki dunia kerja akan menjawab, teman adalah yang saya temui tiap hari di kantor, yang saling support akan carrier-path, yang saya ajak obrol tiap hari baik dengan atau tanpa tatap muka. Tiap orang punya definisi dan arti masing-masing tentang teman dan sahabat. Mereka yang selalu ada saat kamu menangis. Mereka yang jadi bridesmaids kamu. Mereka yang merayakan tiap fase dalam hidup kamu.
Sayangnya, seseorang yang kamu anggap teman atau sahabat, belum tentu menganggap hal yang sama ke kamu.
Friendship, sama seperti jenis relationship lain, punya kisah ujiannya masing-masing. Sama juga seperti jeni…

Juni, Ulang Tahun, dan Jalan-Jalan

Nggak afdol kalau bulan Juni nggak nulis blog, soalnya saya ulang tahun. Hahaha... Mirip seperti tahun lalu, bulan Juni tahun ini bertepatan dengan adanya libur lebaran Idulfitri. Keluarga menjadi fokus utama di setiap acara di bulan ini. Keluarga dari pihak ibu, dari pihak bapak, keluarga inti kami, dan sahabat yang sudah saya anggap seperti keluarga.
Menengok setahun ke belakang, saya bisa menghela napas dan tersenyum. Banyak hal terjadi, banyak pelajaran yang bisa dipetik. Situasinya up-and-down, ibarat naik roller coaster yang panik, takut, dan jejeritan saat terjadi, kemudian setelah sampai, saya tersenyum lega bahkan bisa tertawa terbahak. Di balik semua drama yang terjadi sejak tahun lalu, ada banyak mimpi yang dikabulkan Tuhan. Akhirnya saya bisa melakukan perjalanan Trans-Siberia, berkeliling Eropa, tinggal di kota yang paling saya impikan (Praha), berkunjung ke teman-teman yang pernah saya kenal di Australia di kota asal mereka di Eropa, mengisi workshop menulis (lagi), pek…