Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2015

Saya & Tenda Destarata

Seperti biasa, minggu di akhir bulan adalah masa-masa di mana saya harus berurusan dengan benda yang paling bisa bikin orang sensitif di dunia: UANG. Alias saya harus membuat laporan keuangan perusahaan. Seperti hari ini, ketika bermesraan dengan excel ditemani Ibu (beliau membuat rencana kerja untuk pegawai). Sempat terjadi percakapan,
Ibu: Berapa total bulan ini? Me: Sekian juta Ibu: Alhamdulillah. Lumayan lah untuk ukuran bulan puasa yang biasanya sepi order. Me: Sepi gini juga bikin laporannya sama pusingnya. Tapi Bu, kita ngitung stress gini ketauan duit sendiri ya? Coba bayangin karyawan yang ngitung duit begini dan duit orang lain? Duit bosnya? Ibu: *begidik* Iya ih. Mana uang yang diitung lebih banyak, lebih stress. Me & Ibu: Hahahaha...
Semenjak meninggalkan dunia office hour nine to five, saya membantu orang tua menjalankan bisnis keluarga yang nggak seberapa. Masih terhitung UKM lah. Karena saya udah sekolah, jadi biasa ngurusin bagian keuangan, mulai dari ngitung pemasukan-…

Tips Belajar IELTS (yang ngga berhasil-berhasil amat)

Setelah lebih dari 2 minggu, akhirnya saya cukup bisa move on dari keterpurukan yang disebabkan oleh nilai IELTS yang tidak sesuai impian (dan syarat masuk univ incaran). << Lebay.
Sesuai curhat sebelumnya, saya seharusnya tidak perlu menulis postingan ini karena score band IELTS tidak mencapai 7.00. Tapi..tapi..tapi.. Nggak apa-apa deh ditulis supaya pembaca bisa mengambil hikmah, hidayah, dan barokah mumpung edisi Ramadhan dari pengalaman saya. Di sini saya akan cerita bagaimana cara belajar sebelum menghadapi IELTS dan realita saat tes berlangsung. Oiya, saya nggak ikut les bahasa Inggris sebelum tes. Semuanya total belajar intensif sendiri. Cekidot, gan!
IELTS terdiri dari 4 section: Listening (40 menit), Reading (60 menit), Writing (60 menit), Speaking (interview dengan orang asing 15 menit). IELTS juga dibagi 2: academic (bagi yang ingin kuliah) dan general (bagi yang cari kerja). Saya mulai belajar IELTS kurang lebih 1 bulan sebelum tes berlangsung (13 Juni). Bagi yang j…