Posts

Imagination

Image
I have a lot imagination about us. We'll meet in Indonesia on February 2021, he'll ask to marry me, I'll say yes. He'll come to Czech after I finish my school, we'll travel around Europe. We'll go to Iceland to see aurora, we'll go to Paris and I'll show him it's not as pretty as people imagine. Prague is much prettier! I'll show him my school, my office, my fave parks. I'll take him to Petrin Tower to see Prague city from high place. I'll take him to Prague Castle and we'll visit every museum and discuss history. Both of us love those topic. We'll drink wine and eat trdelnik near Astronomical Clock. We'll go to other cities in Czech Republic, visit castles just like Prince & Princess, hike the hills, eat ice creams, laugh because of silly things. Since we're couple, we'll hold hand when we walk, we'll kiss under the stars and moonlight. Then, we'll go back to Indonesia, build our business. But, he's no

Buku-Buku di 2020 dan Resolusi 2021

Image
Nulis kilas-balik kayaknya nggak ada yang seru karena tahun ini isinya nggak jauh-jauh dari kerja-kuliah-dorm-groceries-sedikit traveling. Hal rada mending di tahun ini dibanding tahun lalu adalah jenis dan jumlah bacaan. Selain materi kuliah, menghabiskan banyak waktu di rumah membuat saya mau tidak mau ya baca buku daripada bosan. Mumpung fasilitas perpustakaan di Praha oke banget dan kalau beli buku pun dapet jatah dibayarin kantor. Hahaha... Berikut daftar buku-buku yang saya baca dan berkesan. Us Awal tahun jelang Valentine, pas banget mengawali dengan bacaan ringan buku sketsa ini. Penulisnya bikin project sketsa aktivitas dia dan pasangannya sehari-hari. Mereka baru bangun tidur, mereka belanja, mereka bertengkar, mereka bikin budget pengeluaran, mereka sakit bersamaan, mereka menjalani long-distance-married, mereka menggapai mimpi, mereka punya hobi berbeda, mereka berkompromi dan berbagi, dsb. Sederhana, nyata, dan hangat. Forever we will be, as one you and me. The Elemen

The Fool

Image
They said, "fool me twice; shame on me" Universe laugh so hard at me now I laugh at myself too After I run away and this far "I thought you're different" It always start with those sentence But it happened again You did the same Like he did Love is real, real is love. -John Lennon-

Lockdown Begini, Nonton Apa Ya?

Image
Sudah 8 bulan sejak Ceko memberlakukan banyak aturan untuk beraktivitas di luar rumah. Meski border antar Eropa sempat dibuka summer lalu, ternyata gelombang kedua covid-19 kembali menyerang dan kasus kembali naik. Efeknya tentu saja kerja dan kuliah tetap di rumah. Bosan? Sudah pasti. Tapi mau gimana lagi, nikmati aja lah.  Salah satu cara menghapus bosan paling gampang tentu saja dengan nonton serial. Saya mau share serial-serial yang saya suka dan tonton selama lockdown berlangsung.  Friends, The Big Bang Theory, How I Met Your Mother. Iyes, ketiga serial ini sudah pernah saya tamatkan lebih dari satu kali sebelum era covid-19 bahkan saat saya masih di Indonesia. Tapiiii emang ketiga series ini ringan, kocak, waktu per episode sebentar, plus banyak pelajaran tentang hidup yang disampaikan tanpa menggurui, jadi cocok banget untuk pereda stress setelah kerja dan kuliah. Tiga series ini adalah pilihan paling mudah kalau lagi bosen dan ngga nemu jenis film/serial yang cocok di hati

Pelangi dan Kupu-Kupu

Image
Belgium, 2018 Sabtu pagi, hujan turun lagi, dan suasana hening sekali. Dari kasur, saya hanya mendengar rintik hujan dan dengung kulkas. Kamar saya super berantakan setelah masalah muncul bersamaan akhir-akhir ini. Untunglah ada long weekend, bisa saya pakai untuk sejenak istirahat.  Kepala yang terasa penuh dan kacau, sedikit trigger mudah membuat perasaan berantakan. Jadwal istirahat terganggu karena kembali sering terbangun di pagi buta, overthinking kemana-mana, sering nangis tiba-tiba, karena semua gym tutup saya melampiaskan dengan jalan kaki berkilo-kilometer jauhnya.  Selain itu, sahabat saya kehilangan orangtuanya. Tentu saya tidak akan tega memenuhi grup wasap kami dengan keluh kesah karena tidak sebanding dengan sedihnya ditinggal seorang ibu. Namun seperti apa kata Maroon 5, life isn't always rainbows and butterflies, it's compromise that moves us along. Mungkin benar apa kata pak bos saat midyear review beberapa hari lalu, "My recommendation for you is; take h

Persiapan Kuliah ke Eropa

Image
Kali ini mau nulis agak berfaedah meski tetap dari pengalaman pribadi dan masih ada bumbu curhat. Setelah setahun kuliah di Praha, baru niat nulis serius tentang persiapan kuliah ke sini. Hahaha. Gampang atau susah persiapan kuliah ke Eropa? Hmm.. Persiapannya lebih gampang daripada kuliah benerannya kok. Ini beberapa tips sederhana untuk persiapan. Cari Jurusan dan Kampus Eropa punya banyak kampus dan jurusan yang bisa dipilih. Dari jurusan umum seperti manajemen sampai spesifik seperti tourism. Pertama-tama kita perlu bertanya ke diri sendiri, mau belajar apa nih supaya punya skill yang bermanfaat untuk masa depan? Mahasiswa Indonesia di luar nagreg ada 2 tipe; a) yang cari jurusan berdasarkan beasiswa yang tersedia, b) yang cari jurusan sesuai minat. Karena nggak semua jurusan bisa difasilitasi beasiswa. Kalau nemu yang sesuai minat dan ada beasiswa, ya Alhamdulillah.  Setelah dapet ilham pengen kuliah di jurusan apa, mulai deh cari kampusnya. Ubek-ubek aja di google semua kampu

Menjadi Pendengar yang Baik

Image
Beberapa hari belakangan, saya lagi gloomy. Kombinasi PMS, banyak kerjaan, diserbu rekan kerja karena saya dikenal pekerja cepat untuk menyelesaikan masalah-masalah mereka ( yes, I'm bragging ). Kemudian bos bikin acara dinner bareng tim dan tentu saya pulang dengan kondisi terlalu banyak minum. Keesokan harinya, teman se-tim tepar dan saya harus back-up kerjaan mereka. Sebenarnya ngga semua harus dikerjakan, tapi saya gampang iritasi kalau ada yang ngga selesai. Lalu tamu bulanan datang tak lupa menggandeng pusing, kram, dan perasaan melankolis. Kalau sudah begini, pikiran jadi kemana-mana. The best time to be vulnerable and overthinking that would bring worry and anxiety. Karena sudah pernah mengalami kondisi ini berkali-kali, setidaknya saya tahu 'pertolongan pertama untuk diri sendiri'. Mudah saja, cukup menjadi pendengar yang baik bagi diri sendiri. Berbekal pengalaman menjadi pendengar yang baik bagi banyak orang, biasanya saya membuat percakapan absurd dan jujur