Lockdown Begini, Nonton Apa Ya?

Sudah 8 bulan sejak Ceko memberlakukan banyak aturan untuk beraktivitas di luar rumah. Meski border antar Eropa sempat dibuka summer lalu, ternyata gelombang kedua covid-19 kembali menyerang dan kasus kembali naik. Efeknya tentu saja kerja dan kuliah tetap di rumah. Bosan? Sudah pasti. Tapi mau gimana lagi, nikmati aja lah. 


Salah satu cara menghapus bosan paling gampang tentu saja dengan nonton serial. Saya mau share serial-serial yang saya suka dan tonton selama lockdown berlangsung. 


Friends, The Big Bang Theory, How I Met Your Mother.

Iyes, ketiga serial ini sudah pernah saya tamatkan lebih dari satu kali sebelum era covid-19 bahkan saat saya masih di Indonesia. Tapiiii emang ketiga series ini ringan, kocak, waktu per episode sebentar, plus banyak pelajaran tentang hidup yang disampaikan tanpa menggurui, jadi cocok banget untuk pereda stress setelah kerja dan kuliah. Tiga series ini adalah pilihan paling mudah kalau lagi bosen dan ngga nemu jenis film/serial yang cocok di hati. Tinggal pilih salah satu episode mana pun, buat saya ga pernah salah. 


Black Mirror

Saya merekomendasikan serial ini ke Ibu. Beliau nonton satu episode dan berkomentar, "Tontonan kamu aneh-aneh aja ih." LOL. Saya sukaaa banget sama ide-ide futuristik di serial ini. Karena tiap episode selalu menyajikan cerita dan artis yang beda, jadi selalu seru dan segar. Ada yang ceritanya bikin mikir banget, sedih, ngeri, trenyuh, bahkan ga jarang saya komen "Damn!" Salut banget sama penulis ceritanya. 



The Queen's Gambit

Baru muncul nih. Serial yang saya rekomendasiin ke orang-orang dan Ibu pun suka (akhirnya kami nemu serial yang satu selera). Saya suka semua yang ada di serial ini. Semua karakter kuat dan berbeda, tiap adegan disajikan dengan cantik, smart girls & boys, fokus cerita ke catur dan ga kemana-mana, fashion taste yang classic dan elegan, jumlah episode yang cukup ga dipanjang-panjangin. Karena cerita ini berdasarkan novel, tentu saja saya langsung beli novelnya dong!


Modern Family

Baru tahu kalau serial ini ternyata udah ada dari 2009 bahkan udah tamat! Pernah denger dari Bani kalau serial ini kocak, tapi saya malah baru nonton sekarang. Bercerita tentang keluarga besar dengan segala perbedaan karakter dan bagaimana mereka saling menerima. Sekarang masih nonton sampai season 4 dan saya masih ketawa terbahak tiap nonton. Kocak banget dan hangat. Family, people who sometimes you argue and upsetting you, but in the end they still love you no matter what. Meski isi ceritanya bodor semua, banyak banget pesan-pesan tentang membangun keluarga dan rumah tangga di serial ini. Apalagi karena usia tokohnya beragam, jadi belajar tentang milestone yang biasanya dihadapi keluarga.


Film dari Studio Ghibli (oke, ini bukan serial)

Sempat punya koleksi download film-film Ghibli dari Toshi, tapi nggak lengkap. So, waktu Netflix menyajikan banyak film-film Ghibli yang belum pernah saya tonton, hepi banget. Selalu suka bagaimana tim Hayao Miyazaki meramu cerita yang penuh perasaan, imajinasi, petualangan, humanisme, dan pesan-pesan sosial. 



Nonton Drakor ngga, Rhein? Nonton, dong! Sayangnya jarang banget sampe tamat. Hahaha... Kebanyakan drakor pace-nya terlalu lambat dan cinta-cintaan terlalu giung untuk selera saya. Ini beberapa drakor yang saya tonton sampai tamat dan suka.


Itaewon Class

Park Seo Jeon emang paling cocok kalau jadi karakter macho yang nggak glamor. Di serial ini dia jadi pebisnis yang memulai dari nol, naik dikit, jatuh, perbaiki strategi lalu naik lagi, ada masalah eh jatuh lagi. Suka sama drakor ini karena menggambarkan realita; it need long time, courage, toughness, patience, and trustworthy team to build a business. Bisa belajar jadi bos yang baik dari PSJ di sini. 


When The Camelia Blooms

Sempat nonton setengah episode di awal kemunculan di tahun 2019 dan karena pace lambat, nggak saya lanjut. Eh ternyata ni serial menang Grand Prize di Baeksang Arts Award 2020. Penasaran dong! Karena saya biasa nonton pemenang di tahun-tahun sebelumnya (yang tentu saja bagus). Akhirnya saya betah-betahin nonton dan ternyata emang memuaskan. Bercerita tentang single-mother yang harus survive di tengah stereotip dan julid para tetangga yang memberi cap "Janda", plus diincar pembunuh berantai. Serial ini campuran tema detektif, komedi, dan keluarga. Nontonnya kadang tegang, kadang ngakak. 


It's Okay, That's Love

Are you afraid to fall in love? 

Jatuh cinta sama akting Gong Hyo Jin di When The Camelia Blooms, saya nyari serial dia yang lain dan kepincut sama drama ini. Tema cerita tentang sakit jiwa dan bagaimana tokoh-tokoh di serial ini saling support dalam menghadapi pasien-pasien di RSJ. Lalu bagaimana kalau ternyata si dokter punya kelainan jiwa juga? Seru, bikin trenyuh, dan menyentuh hati. There's a lot of sources how to handle our own depression, but seems like we also need to learn how to handle other people with depression. 


Oke baiklah, karena sampai saat ini situasi masih tidak pasti, semoga saya nemu serial seru lain. :)


Love is real, real is love. -John Lennon-

Comments

Popular posts from this blog

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Giveaway & Talkshow with Nulisbuku Club

Backpacker Thailand Trip (part 1): Jakarta-Bangkok