Langsung ke konten utama

Scrapbook-Smilebox

Beberapa hari ini Rhein punya mainan baru. Software digital-online untuk bikin scrapbook. Sebenernya ga cuma scrapbook sih, bisa buat kartu, slideshow, album foto, de-el-el. Yang menyenangkan, bikinnya gampang banget dan ada banyak frame atau template yang unik-cantik. Selain itu juga ada banyak pilihan tema yang bisa diambil. Dari tema keluarga, cinta, sampai backpacking. Contohnya udah ada di postingan di bawah. Dan yang paling penting, GRATIS! Hehehe...

Ini cara-cara untuk berkreasi scrapbook di softwarenya.

2. Klik "Get Started". Setelah di klik, nanti akan ada pilihan download.
3. Download software smilebox tersebut.
4. Install smilebox beserta flash-nya sekalian (nanti akan diminta). Proses install ga lama, paling 15 menit.
5. Setelah diinstall, akan tampil program smilebox dan akan banyak pilihan tema yang bisa diambil.
6. Misalnya, pilih salah satu template, lalu klik "Personalize". Setelah itu otomatis software akan mendownload template yang dipilih. Karena itu dalam menjalankan program ini HARUS ONLINE. Kecuali kalau template-template tersebut udah didownload sebelumnya.
7. Masukkan foto kamu ke file smilebox.. Klik di bagian kiri bawah "get photos" terus cari di kompie, dan klil "add". Kalau udah selesai pilih foto, klik "done" di kanan atas.
8. Selanjutnya, tinggal tempel-tempel "drag" foto kamu deh di tempat kosong dari template yang udah di pilih.
9. Ada beberapa halaman yang bisa di tempel foto. Kalau udah selesai, klik "save". Kamu bisa liat hasil sementara di "preview".
10. Nah, hasil karya ini bisa di-share di blog, FB, email, dll. Bisa juga dicetak atau simpen di CD /DVD. Contoh share seperti ini:
Click to play this Smilebox scrapbook
Create your own scrapbook - Powered by Smilebox
This digital scrapbooking design personalized with Smilebox
11. Kalau mau tampil seperti foto aja dalam bentuk JPEG, tentu harus pake cara supercanggih yaitu: "printscreen" dan "paste di program paint". Hahaha...



12. Fitur di smilebox ini masih banyak banget, kamu explore sendiri ya (bisa pake musik dan drag video). Kalau saya jelasin semua, bisa kayak kuliah semester pendek 6 sks :p

Selamat Mencoba! ^_^

Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

nonadita mengatakan…
Wahhh tutorialnya keren sekali :D
Akan kucoba deh... terima kasih yaa
achie mengatakan…
ooo.. jd sopwer ini yg dipake edit poto jalan2 itu yaaa :D coba ahhh :)

cek yang ini jugaaaaaa..

http://www.picnik.com/

ga kalah serunyaaaa.. ga perlu pake install2an :p
Tukang Gosip mengatakan…
assalamu alaikum wr wb
wuih mantep nich mbak rhein....
bisa dipasangin poto lagi,
keren bangetz
ngomong ngomong... dapet gosip mengenai scrapbook smilebox ini dari mana ya rhein
kok tukang gosip belom tau...
hebat !! hebat !!
rhein fathia mengatakan…
@nonadita:
Sama-sama.. :)

@achie:
Gw udah register, chie.. ntar coba di rumah ah. Di kompie kantor foto2 gw ga banyak. Kurang eksis nanti. Hahaha..

@tukang Gosip:
aduuhh.. ini tukang gosip kok ga apdet gosip ya??
Aku tau dari yang MAHA TAU Sejagad Maya, dunk.. Mas Google nan Ganteng!
TUKANG CoLoNG mengatakan…
scrapbook itu apa?
ooppie mengatakan…
Hwaaaa...!!! kak rhein... gomawo tas infonya..


cobag aah..
rhein fathia mengatakan…
@Tukang Colong:
Daripada gw jelasin sampe berbusa, mending colong dulu aja softwarenya. Okeh bebeh..??

@ooppie:
Apa itu gomawo, neik? bahasa korea kah?? :D
TUKANG CoLoNG mengatakan…
gue cari tau sendiri deh..
ooppie mengatakan…
yups!!! artinya .. merci ...

hahaha


makasih gtu kak..

dah ooppie cobag .. tp msh rada bingung makegnya nih..
Anonim mengatakan…
LDR is not for me :)
semogaaaaa sampe kapanpun aku dan suami bs terus tinggal seatap. aamiin.

Postingan populer dari blog ini

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

9 Things to Do for WHV Indonesia When Arrived in Australia

Sebenarnya saya udah lama ingin nulis ini, meski nggak sesibuk teman-teman WHV warrior lain, toh saya terkendala penyakit malas. As usual. Nah, berhubung sekarang lagi day off dan hawa-hawa di perpustakaan ini bikin pengen nulis, saya mau share beberapa hal yang perlu dilakukan saat awal hidup di Australia (Sydney, tepatnya) saat menjalani Work & Holiday Visa.
Beli Kartu Bukan kartu gaple ya. Saat mendarat di bandara Sydney, akan banyak ditemukan counter-counter provider ponsel. Saya milih kartu Vodafone, alasannya selain karena konon katanya menurut gosip sinyalnya paling kenceng, juga pada saat mau beli eh lagi ada diskon gitu, paket $50 cukup bayar $30. Nah, kartu sim di Australia ini agak sedikit berbeda dengan di Indonesia. Sistemnya paketan dengan harga berbeda. Misalnya, saya pakai paket $30 dengan masa berlaku 28 hari, gratis telpon & sms ke semua nomor Australia, paket internet 2 GB plus bonus, dan pulsa $30. Ini nggak pernah habis, lho. Karena saya seringnya pakai wi…

Backpacker Thailand Trip (part 4): Grand Palace - Asiatique

Rhein itu kebiasaan deh, kalau posting tentang backpacking pasti ngga beres dari berangkat sampai pulang. Seringnya kepotong setengah-setengah karena alasan yang entah apa. Mungkin ini mengidentifikasi kalau Rhein tipe orang yang cepet move on yah.. Hehehe.. 
Untuk Backpacking Thailand ini udah diniatkan harus ditulis sampai tamat! Soalnya ini backpacking berprestasi yang mengeluarkan budget murah, ke luar negeri pula. Baiklah, mari kita lanjutkan cerita-cerita backpackingnya dengan membongkar ingatan. Yang belum baca part sebelumnya ada di sini, di sini, dan di sini, ya.
Hari keempat di Thailand dan kembali ke Bangkok lagi. Pagi-pagi sekitar jam 8 Rhein udah siap mandi, dandan cantik, dan siap untuk wisata kebudayaan. Saat turun ke lobi, Rhein dikasih tahu sama penjaga penginapan bagaimana rute ke Grand Palace yang bisa ditempuh dengan jalan kaki dari Khaosan Road dan jangan tertipu sama orang-orang yang menawarkan tuktuk atau mengatakan bahwa Grand Palace tutup. Ih sumpah pemilik &…