Langsung ke konten utama

My Portofolio

I am as an Author 

Judul : Jadian 6 Bulan
Penulis : Rhein Fathia
Penerbit : Dar! Mizan
Tahun terbit : 2005, re-published on 2013
ISBN : 9786022421597
Jumlah halaman : 196

Cinta bukanlah permainan. Apa pun alasannya cinta bukanlah sarana pertaruhan gengsi.

Siapa pun tak ada yang menduga kalo Rio cowok keren idola cewek se-SMA Negeri 1 Bogor itu nekat nembak Tiara seorang jilbaber aktivis Rohis. Gayung pun bersambut Tiara mau jalan bareng sama cowok yang gape maen basket itu. Seisi "dunia" dibikin heboh oleh ulah mereka.

"Rio jadian sama Tiara? Mustahil !" cetus fans Rio. "Tiara pacaran sama Rio? Masya Allah!" seru anak-anak Rohis.

Apa sesungguhnya yang mereka lakukan? Benarkah mereka jadian? Kalau benar mereka jadian kenapa Rio suka uring-uringan sendiri? Wah..bakal seru abis nih kalo benar mereka pacaran!



I write essay with Asma Nadia and other writers in this two books. Published on 2008.


Judul : Jalan Menuju Cinta-Mu
Penulis : Rhein Fathia
Penerbit : Mizania (Bentang Pustaka)
Tahun terbit : 2008, re-published on 2013
ISBN : 9786028236157
Jumlah halaman : 180

Ella, Sosok gadis yang nyaris sempurna. Cantik, cerdas, pede, mandiri, dari keluarga berada pula. Hanya saja, sifatnya yang tertutup dan jutek membuat ia tidak terlalu banyak memiliki teman. Hanya satu sahabat yang ia punya dan percaya, Maya. Bagaikan langit dan bumi sifat mereka. Maya yang lembut, ramah, cengeng, punya pacar, dari keluarga sederhana yang hanya tinggal dengan Ibunya karena ayahnya telah tiada.

Hidup Ella baik-baik saja hingga pada suatu waktu ia merasa ada yang aneh dengan kondisi Mama-Papanya. Mereka sering keluar kota meninggalkannya dengan alasan pekerjaan. Jarang berbicara, bahkan tidak lagi makan bersama di ruang makan seperti biasanya. Hingga suatu hari, Mama berkata pada Ella bahwa mereka akan bercerai!

Pertengakaran-pertengkaran orang tuanya yang ia tak mengerti. Egoisme orang tua yang ia tak pahami. Semua ia saksikan dan beban batin itu dipendamnya sendiri. Mama sibuk mengejar karir, Papa selingkuh. Rasa cinta pada orang tuanya beralih menjadi benci.

Maya datang sebagai sahabat, dengan semua kelemah-lembutannya. Mencoba menenangkan hati Ella, menjadi tempat berbagi dan bersandar. Ella bersyukur ia masih memiliki sahabat sebaik Maya. Namun lagi-lagi ia harus merasa tertampar. Wanita selingkuhan Papa adalah Mamanya Maya! Bahkan mereka sudah merencanakan pernikahan setelah Mama-Papa Ella bercerai.

Ternyata konflik masih berlanjut. Maya yang hamil diluar nikah, Ella nyaris diperkosa, mereka masih terus berlari mencari jalan dari semua masalah. "Dipaksa" untuk menjadi arif oleh Tuhan dalam usia muda, belajar untuk berdamai dengan takdir yang ada.

Judul : CoupL(ov)e
Penulis : Rhein Fathia
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun terbit : 2013
ISBN : 9786027888128
Jumlah halaman : 396

Kau tahu, kenapa orang menikah selalu mendapat ucapan “Selamat Menempuh Hidup Baru”?
Karena mereka harus meninggalkan orang-orang yang pernah mereka cintai di masa lalu.
***
Perjanjian konyol itu merusak semua cita dan anganku.
Sungguh, tak pernah aku bermimpi akan bersanding denganmu di pelaminan.
Ditambah lagi menghabiskan hidup hingga tua bersamamu.

Bagiku, kau tidak lebih dari sekadar sahabat yang sangat baik,
yang setia menjadi pendengar kisah suka dukaku,
yang punya bahu kuat untuk kusandarkan kepalaku dengan mata sembab karena tangis,
dan yang selalu menjadi penyemangat untukku jalani hidup.

Haruskah aku seorang Halya menyerah pada fakta?
Seperti katamu, sahabatku Raka .... Komitmen itu seharusnya dipertahankan, bukan dilepaskan.
Tapi yakinkah juga dirimu, kita akan sanggup bertahan?

Judul : Seven Days
Penulis : Rhein Fathia
Penerbit : Qanita
Tahun terbit : 2013
ISBN : 9786029225723
Jumlah halaman : 292

Nilam's Diary

Day 1: Selamat pagi, Pantai Kuta. Selamat pagi, Shen
Day 2: Ah, kamu membawaku ke Pasar Seni Sukowati, tempat favoritku.
Day 3: Sendratari Ramayana ini membuatku bertanya-tanya, apa aku sudah bertindak tidak setia?
Day 4: "Aku juga punya rasa takut. Aku takut kamu terluka!"
Day 5: Seminyak, kamu, kejutan, dan pantai di malam ini.
Day 6: Pantai Padang-Padang ini menjadi saksi kamu mengacaukan semuanya..
Day 7: Bandara Ngurah Rai. Kami, sepasang sahabat sejak kecil, yang kini bersikap seperti orang asing...


Judul : Gloomy Gift
Penulis : Rhein Fathia
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun terbit : 2015
ISBN :
Jumlah halaman :
Read: 

Kupandangi kamu dengan wajah memelas. Berharap kamu mau menyingkap apa yang sedang kita alami sekarang. Kamu tetap pada pendirianmu, bungkam. Pura-pura tak ada hal besar yang baru saja terjadi.

Bagaimana mungkin semua baik-baik saja? Di hari pertunangan kita, segerombolan orang menyerbu rumah. Tembakkan diletuskan. Peluru. Jeritan orang-orang. Dan, kamu membawaku kabur masih dengan kebaya impian yang kini terasa menyiksa dipakai di saat yang tak sepantasnya.
Hari yang seharusnya bahagia, menjelma tegang dan penuh tanya. Kenapa kita harus lari? Belum cukupkah aku mengenalmu sejauh ini?

Aku tak siap menyambut kenyataan. Tak siap jika harus kehilangan. Tak kuat menahan rasa takut yang berkepanjangan.


I am as an Editor

Masakan Sehari-Hari by Chef Yeni Ismayani
Kolak, Bubur, & Es Campur by Sufi S.Y

Masakan Italia by Chef Hendry Ramali Hutama

Boneka Kaus Kaki by Aphrodita Wibowo

Terbukti Pome Tumpas Penyakit by dr. Adji Suranto

Inspiration by Ria Miranda

Snack Istimewa Laku Jual by Sufi S.Y
Antologi Orange by Solodaritas Orange
Boneka dan Aksesori dari Benang Wol by Menik
Sajian Selera Eropa & Asia by. Sufi S.Y
Sajian Chicken Wings by. Chef Hendry Ramaly Hutama & Utari Ninghadiyati
Art of Hijab by. Nalia Rifika & Nurilla Iryani


*promosi mode: on. Doakan, semoga Rhein masih bisa terus berkarya lebih banyak dan lebih baik lagi...

Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

Linea Alfa Arina mengatakan…
Wiiiih teteh ^^ keren euy bukubukunya kynya bagus, nanti liburan arin beli deh, tertarik sama yang Jalan Menuju Cinta-Mu !
Aaaah sukses terus ya teteh :)
Melody Violine mengatakan…
<_+ (sirik MODE ON) hehehe
lagi usil mengatakan…
wah, ternyata blognya penulis toh? kerennnn. salam kenal mbak. seneng bisa kenal ama penulis top..dulu pas muda (hayahhh) suka nulis jg tapi cerpen, skarang stop :( *malah curhat*
st_hart mengatakan…
wuihhh, udah bnyk yg diterbitkan yah? keren. skali2 bikin e-novel trus dibagiin gratis gmn mbak :)
rhein fathia mengatakan…
@Linea: hoho... makasih ya, rin.. udah mau beli. mudah2an bermanfaat. Nanti minta komentarnya yaa...

@Melody: hehehe... ketemuan yuk, say.. ntar kita diskusi ttg novel deh.. sapa tau bs bikin bareng..

@lagi usil: hihi..saya bukan penulis top, cuma hobi. ga papa kok curhat. knapa kok ga nulis lagi.. ayo dunk bikin tulisan lagi...

@st_hart: hummm...ide bagus.. hanya saya masih agak ngeri dengan plagiat.. hehe..
ayu ambarsari hanafiah mengatakan…
4 thumbs up for rhein.. :)

uh kapan yah bisa bikin buku, cerpen boro2 deh, hehe
nh18 mengatakan…
Wedew ..
keren ...
sudah mulai berkarya sejak kelas 2 SMA

mantap nih ...

salam saya
Yoyok mengatakan…
wih
sudah bikin buku
hebat :)
Si Pentung mengatakan…
Banyak juga ya buku-buku tulisannya..
Semoga makin sukses mbak :)
Tukang Gosip mengatakan…
masya allah !!! penulis bessarr !!!
Anonim mengatakan…
Karya teteh keren-keren! xD
hidayanti mengatakan…
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaah... keren sekali ternyata anda! saya senang.. cita2 saya pengen "menerbitan" tulisan sampah saya.. tapi apa daya.. hati ini belum siap :p
spicypizza mengatakan…
hey...hey....aku juga mau ahhh jadi penulis ngetop btw..ajarin bikin cover designnya dunk seblum dilempar kepenerbit :D
anis mengatakan…
eheheheheh, aku udah lama baca Jadian 6 Bulan. bagus, jalan ceritanya kita banget :D
Winnie mengatakan…
Hello Rhein, thanks juga ya dah berkunjung ke blogku. :)
Wah keren sudah banyak menerbitkan buku!! Two thumbs up for you!
Btw, izin nge-link ya ... biar biasa sering balik ke sini :D
Rini Nurul Badariah mengatakan…
Ternyata kita pernah sebuku:)
ira aryanty mengatakan…
salam kenal mba, makasih info scrapbooknya bagus banget, jadi ada ide bikin sendiri. klo buku kreasi benang wolnya jadi pengen nyari di gramedia. thank u :)
warm mengatakan…
tentang editor itu di atas, saya baru ngeh :o
edun beneran ieu teh...

Pos populer dari blog ini

Backpacker Thailand Trip (part 1): Jakarta-Bangkok

Sawaddi Kha...
Ayey! Rhein baru pulang dari Thailand dengan hati senang.. :D Hmm.. cerita mulai dari mana dulu ya? Persiapan dulu kali ya. Oke deh.
Persiapan Backpacker murah meriah. Selain sama keluarga atau dapat fasilitas dari instansi tertentu, Rhein selalu jalan-jalan ala backpacker. Why? Selain murah juga karena males geret-geret koper. Hahaha... Rencana backpacking ke Thailand ini berawal dari adanya tiket promo Air Asia & Lion Air sekitar 5 bulan lalu yang membuat Rhein berhasil mendapat tiket Jakarta-Bangkok PP seharga 700 ribu rupiah sajah! Yes, murah!
Menjelang sekitar 1-2 minggu keberangkatan, baru deh mulai cari info detail tentang segala hal menarik di Thailand. Dari worskhop Seasoned Traveler waktu di UWRF, dikasih tahu kalau persiapan sebelum traveling (apalagi bagi penulis) itu sangat penting supaya nggak blank banget saat di lokasi. Sehingga saat sampai di tujuan, kita nggak lagi bingung mau ngapain atau ke mana, tapi bisa lebih fokus menerima hal-hal detail yang …

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

Backpacker Thailand Trip (part 2): Pattaya & Koh Larn Island

7 May 2014 Subuh di Bangkok, jujur Rhein nggak tahu arah kiblat ke mana. Pas di Indo nyarinya jadwal solat doang, lupa cari arah kiblat. Tapi yasud, kalau nggak tahu, solat mah niatnya yang penting ke kiblat, yes. Malam sebelumnya udah pesen ke resepsionis kalau beres subuh minta diantar ke terminal bus Ekkamai. Katanya mereka bisa nganter pake ojeg. Namun apa daya jam 5 pagi itu resepsionis masih gelap, nggak ada orang, ngga ada bel untuk manggil, mau nelepon ke contact person ya nomor hape Rhein masih nomor Indo kena roaming ngga bisa dipake. Akhirnya memutuskan untuk check out, simpan kunci, dan keluar hostel cari taksi ke terminal Ekkamai. Soalnya ngejar kapal ferry ke Koh Larn Island di Pattaya nanti yang cuma ada di jam-jam tertentu. 
Supir taksi, petugas terminal, dan orang-orang yang Rhein temui sepagi itu ramah-ramah. Mungkin kelihatan banget, cewek bawa backpack gede laha-loho nggak tahu arah, jadi mereka murah hati ngasih informasi. Perjalanan 2 jam dari Bangkok ke Pattaya …