Langsung ke konten utama

PopCon Asia 2013: Talented & Creative Artist in Indonesia

Kuliah semester pendek sudah usai. Ehm, sebenarnya masih ada laporan kelas, sih.. Tapi anggap saja sudah usai! Saatnya liburan. :D. Kemana liburan? Bandung? Bogor? Ah, Rhein tinggal di dua kota itu. Jadi supaya anti-mainstream, Rhein liburan ke Jakarta. Hahaha...

Sabtu lalu, Rhein dan Bani datang ke acara PopCon Asia 2013. Apaan tuh? Semacam sodara Pop Corn? *sumpah garing*. Oh bukan, ini adalah sebuah acara International Pop Culture Convention in Indonesia yang diadakan di JCC Senayan. Semacam ajang bagi para artist/seniman khususnya komikus untuk unjuk gigi secara lebih luas. Ini Rhein kutipkan penjelasan acara dari Fan Page PopCon Asia:
Popular Culture Convention Asia 2013, atau lebih dikenal dengan nama Popcon Asia 2013kembali hadir di Jakarta Convention Center, tanggal 5-7 Juli 2013 mendatang. Tahun ini Popcon Asia tidak hanya fokus pada komik saja, tapi juga mengajak teman-teman kreator, mulai dari toys designer,  animator, hinggapembuat film untuk menampilkan kreasinya. Mengangkat tema “Cross-Dicipline Success Story”, Popcon Asia 2013 memiliki misi untuk menelurkan sebanyak-banyaknya kolaborasi kreatif antara para kreator dari berbagai bidang hiburan. 
Yep! Industri kreatif, sodara-sodara. Bagi kalian yang suka komik, animasi, kartun, game, atau bahkan novel fantasi, acara ini adalah tempat yang tepat untuk kalian datangi. Rhein & Bani kebetulan diundang oleh Melody untuk datang ke acara Press Conference terbitnya novel NEDERA dari Vandaria Saga yang diterbitkan oleh Penerbit Dolphin. Sekilas tentang Nedera adalah novel fantasi yang ditulis oleh Alexia Chen dan merupakan novel Vandaria ke 10. Mungkin di Indonesia masih jarang penulis novel fantasi, tapi bukan berarti nggak ada, lho. Vandaria sudah membuktikan bahwa Indonesia juga punya novel-novel fantasi yang bagus. Dan tulisan Alexia Chen di Nedera -yang sedang Rhein baca- ini bagus, mengalir, enak dibaca. Oh, dan vandaria ini nggak hanya mengusung novel fantasi, tapi ada juga game.

Press Conference Vandaria
Selama keliling-keliling di acara PopCon yang luas banget, bener-bener seru! Bagi Rhein, ini adalah lingkungan kreatif baru. Bagi Bani mungkin nggak terlalu baru karena adekku ini memang desainer dan hobi gambar dari dulu. Karena acara ini ber-level Asia, tentu banyak juga artist dari luar negeri seperti Korea, Singapore, bahkan Prancis (bukan Asia, sih tapi ya sudahlah). Hasil ilustrasi, gambar, animasi dan game mereka memang keren abis! Tapi hasil karya para artist dari Indonesia juga nggak kalah memukau, kok. Indonesia punya banyak sekali potensi orang-orang kreatif yang nggak kalah keren dari orang luar negeri. Ada komikus, ilustrator, pembuat film animasi, sampai game online. Meski Rhein merasa sayang juga sih, film-film animasi yang bagus karya anak bangsa ini kenapa nggak dimunculin di TV, sih.. Kan lumayan buat pengganti sinetron-sinetron yang nggak bermutu itu :p.

Karya anak bangsa
Rhein mengaku awam sama dunia artist seperti ini,  tapi semua acara dan booth di acara PopCon Asia ini benar-benar dinikmati. Yang Rhein tahu baru komik-komik Wanara & PRESYDEN QDJY karya Kak Sweta Kartika dan Si Juki karya Kak Faza Meonk (foto kiri atas). Mereka dua komik yang berbeda, tapi sumpah lucu & kocak bangeeett! :)) Komik-komik QDJY bisa dinikmati di Facebook sedangkan komik Si Juki udah diterbitkan sama Bukune dan beredar di toko buku. Yuk ah, dibeli... Jangan baca komik Jepang terus, komik Indonesia juga nggak kalah seru! :D

Poto-poto narsis Rhein & Bani. Oh, yang disebelah Rhein itu kak Sweta Kartika
Narsis Bani & Kak Faza Meonk, komikus si Juki
Hasil belanjaan! :D
Hadiah dari Vandaria Saga. Makasiiiihhhh :)
This is THE MOST FAVORITE merhcandise. The Astronaut Girl! >.<
Salah satu dosen di kampus Rhein pernah berkata, "Pendidikan di Indonesia tidak memberi peluang untuk orang-orang yang 'beda' atau kreatif. Sehingga orang-orang kreatif kurang dihargai, sulit menjadi profesi yang 'dilirik'. Produk lokal kurang mentereng dari produk luar. Hasilnya, bangsa kita hanya menjadi bangsa konsumtif."

Semoga dengan adanya PopCon Asia ini, orang-orang kreatif di negara kita makin dihargai dan makin banyak lagi yang mau berkecimpung di dunia kreatif. Mulai dari diri sendiri, yuk hargai hasil kreatifitas teman-teman dari negeri sendiri. Sampai jumpa di PopCon Asia 2014! :D

#30DaysChallenge Day 26
Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

Mahogra Fauzan mengatakan…
Nice gan (Y)

Visit back : http://mahografauzan.blogspot.com
Nayla Nuha mengatakan…
salam kenal kak :)
Wah aku setuju banget sama pernyataan terakhir >w< sebagai penyuka seni dan seseorang yang bercita2 menjadi seniman aku juga sedih liat indonesia yang 'meminggirkan' seniman2
Popcon Asia ini emang seru :3
rhein fathia mengatakan…
@Nayla:
Salam kenal juga, Nayla.. Terima kasih sudah berkunjung. Tetap semangat berkarya ya.. :)

Postingan populer dari blog ini

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

Trip to Vietnam: Hanoi-Ha Long Bay

Sebenarnya perjalanan ini saya lakukan Oktober 2017 lalu, namun apa daya baru sempat ditulis sekarang. Kemudian kali ini juga kunjungan saya ke Vietnam yang kedua, yang  pertama tahun 2015 dan malah tidak saya tulis di blog. Semua karena apa? Tentu karena malas. Hahaha..

Berbekal izin libur dari kantor dan tiket yang nggak murah-murah amat, saya dan adik bertolak ke Vietnam, sempat transit dan bermalam di KLIA2 untuk flight pagi menuju Hanoi. Berhubung kali ini merupakan perjalanan singkat (maklum buruh), otomatis saya nggak bisa go-show ujug-ujug menclok di suatu negara baru dan berpikir mau ngapain aja seperti biasanya. Saya sudah booking hostel dorm (hanya $5! I love Vietnam! Cheap!) dan tujuan saya kali ini jelas: Bermalam di kapal pesiar di Ha Long Bay. Duh, buruh satu ini emang loba gaya pisan. 
Hari ke 1
Dari bandara Hanoi kami naik bis umum dengan waktu perjalanan kurang lebih 30 menit ke daerah Old Quarter atau Hoan Kiem District. Sebenarnya di bandara banyak yang menawarkan …

Backpacker Thailand Trip (part 4): Grand Palace - Asiatique

Rhein itu kebiasaan deh, kalau posting tentang backpacking pasti ngga beres dari berangkat sampai pulang. Seringnya kepotong setengah-setengah karena alasan yang entah apa. Mungkin ini mengidentifikasi kalau Rhein tipe orang yang cepet move on yah.. Hehehe.. 
Untuk Backpacking Thailand ini udah diniatkan harus ditulis sampai tamat! Soalnya ini backpacking berprestasi yang mengeluarkan budget murah, ke luar negeri pula. Baiklah, mari kita lanjutkan cerita-cerita backpackingnya dengan membongkar ingatan. Yang belum baca part sebelumnya ada di sini, di sini, dan di sini, ya.
Hari keempat di Thailand dan kembali ke Bangkok lagi. Pagi-pagi sekitar jam 8 Rhein udah siap mandi, dandan cantik, dan siap untuk wisata kebudayaan. Saat turun ke lobi, Rhein dikasih tahu sama penjaga penginapan bagaimana rute ke Grand Palace yang bisa ditempuh dengan jalan kaki dari Khaosan Road dan jangan tertipu sama orang-orang yang menawarkan tuktuk atau mengatakan bahwa Grand Palace tutup. Ih sumpah pemilik &…