Langsung ke konten utama

Love Me Tender

Sama seperti nama blog Rhein ini, kan? Saat awal setting blog ini, bingung juga mau ngasih nama apa. Kalau nama "Little Star" udah di blog lama. "Bintang Kecil" juga udah ada. Tadinya namanya "My Name is Rhein". Tapi kok ya kesannya agak narsis lebay gitu yah. Hahaha.. Akhirnya, 'si ehem' ini mengusulkan nama "Love Me Tender" yang artinya kira-kira 'cintai aku dengan lembut'. Ok juga.. Karena ku pikir semua orang suka dicintai dengan lembut. Bukan begitu, bukan?

Nah, saat iseng-iseng baca novel jadul milik Ibu, ternyata baru tau kalau "Love Me Tender" ini salah satu judul lagu yang pernah dinyanyikan Elvis Presley pada tahun 1956. Wow! You took the right name, Dear.. Hehehe.. Pluuuussss.. Lirik lagunya romantis pula. Ini nih liriknya:


Love me tender,
Love me sweet,
Never let me go.
You have made my life complete,
And I love you so.

Love me tender,
Love me true,
All my dreams fulfilled.
For my darlin I love you,
And I always will.

Love me tender,
Love me long,
Take me to your heart.
For its there that I belong,
And well never part.

Love me tender,
Love me dear,
Tell me you are mine.
Ill be yours through all the years,
Till the end of time.

(when at last my dreams come true
Darling this I know
Happiness will follow you
Everywhere you go).
(Love Me Tender-Elvis Presley)

Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

Melody Violine mengatakan…
thia... maaf numpang, lagi ga bisa post lewat fb soalnya, hehehe
gw ganti link aja ya, jadi

http://el-ovio.blogspot.com/

soalnya klo pake english pada males baca, huhuhu... thx ^^
Ihwan mengatakan…
Ehm untuk love me tender :D
rhein fathia mengatakan…
@Melody:
Sip dah...

@Ihwan:
Hehehe... :D

Postingan populer dari blog ini

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

9 Things to Do for WHV Indonesia When Arrived in Australia

Sebenarnya saya udah lama ingin nulis ini, meski nggak sesibuk teman-teman WHV warrior lain, toh saya terkendala penyakit malas. As usual. Nah, berhubung sekarang lagi day off dan hawa-hawa di perpustakaan ini bikin pengen nulis, saya mau share beberapa hal yang perlu dilakukan saat awal hidup di Australia (Sydney, tepatnya) saat menjalani Work & Holiday Visa.
Beli Kartu Bukan kartu gaple ya. Saat mendarat di bandara Sydney, akan banyak ditemukan counter-counter provider ponsel. Saya milih kartu Vodafone, alasannya selain karena konon katanya menurut gosip sinyalnya paling kenceng, juga pada saat mau beli eh lagi ada diskon gitu, paket $50 cukup bayar $30. Nah, kartu sim di Australia ini agak sedikit berbeda dengan di Indonesia. Sistemnya paketan dengan harga berbeda. Misalnya, saya pakai paket $30 dengan masa berlaku 28 hari, gratis telpon & sms ke semua nomor Australia, paket internet 2 GB plus bonus, dan pulsa $30. Ini nggak pernah habis, lho. Karena saya seringnya pakai wi…

Backpacker Thailand Trip (part 1): Jakarta-Bangkok

Sawaddi Kha...
Ayey! Rhein baru pulang dari Thailand dengan hati senang.. :D Hmm.. cerita mulai dari mana dulu ya? Persiapan dulu kali ya. Oke deh.
Persiapan Backpacker murah meriah. Selain sama keluarga atau dapat fasilitas dari instansi tertentu, Rhein selalu jalan-jalan ala backpacker. Why? Selain murah juga karena males geret-geret koper. Hahaha... Rencana backpacking ke Thailand ini berawal dari adanya tiket promo Air Asia & Lion Air sekitar 5 bulan lalu yang membuat Rhein berhasil mendapat tiket Jakarta-Bangkok PP seharga 700 ribu rupiah sajah! Yes, murah!
Menjelang sekitar 1-2 minggu keberangkatan, baru deh mulai cari info detail tentang segala hal menarik di Thailand. Dari worskhop Seasoned Traveler waktu di UWRF, dikasih tahu kalau persiapan sebelum traveling (apalagi bagi penulis) itu sangat penting supaya nggak blank banget saat di lokasi. Sehingga saat sampai di tujuan, kita nggak lagi bingung mau ngapain atau ke mana, tapi bisa lebih fokus menerima hal-hal detail yang …