Langsung ke konten utama

Gemini

Look at me, you may think you see who I really am. But you'll never know me (OST-Mulan)


I really love that song. Really express myself.

Mari kita bicara tentang Gemini, yang sebenarnya merupakan salah satu rasi bintang di langit malam. Mengapa tiba-tiba rasi bintang itu menjadi begitu spesial dan disangkutpautkan dengan astrologi? Karena gemini merupakan salah satu rasi bintang zodiak, yang dilewati Matahari dalam perjalanannya. Okay, di sini Rhein hanya ingin bercerita *curhat* tentang orang yang terlahir dalam naungan zodiak Gemini.

Gemini identik dengan sepasang anak kembar. Mungkin karena gemini-ers *istilah orang-orang gemini* memiliki sifat yang sangat bertolak belakang. Di satu sisi dia begini, tapi ia juga punya sisi lain yang sangat berbeda. Seperti dua sisi koin mata uang. Gemini bisa menjadi sosok anak baik-baik, lembut, penyayang. Namun jangan salah, ide-ide dan sifat licik jahat bisa muncul dari para gemini-ers. Saya yakin, sangat jarang orang bisa mengerti sosok gemini seutuhnya, selain orang-orang gemini juga.

Lain hal, gemini adalah sosok yang supel, kharismatik, dan nyaman untuk diajak berteman. Menyenangkan, juga pendengar yang baik. Entah ya, dari pengalaman pribadi dan hasil survey dari teman-teman yang juga gemini-ers, Rhein dan mereka sering banget jadi tempat sampah. Sampai-sampai sahabat Rhein (yang bukan gemini) heran. "Aneh, kok orang-orang gampang banget ya, curhat ke lo". Well, I don't know... Seringkali, mereka bercerita mengalir begitu saja. Tentang hidup, tentang rahasia-rahasia yang mereka tutup rapat.

Menjadi sosok gemini, sangat menyenangkan bagi Rhein. Banyak teman, belajar banyak hal dari curhat-curhat orang. Hanya saja, terkadang pendengar juga butuh didengar, kan? Seorang yang sangat pengertian, juga butuh dimengerti. Seorang pendiam, butuh bicara mengungkap isi hati. Dan satu hal jelek dari gemini, ia paling susah untuk diajak mengungkap isi hatinya sendiri. Ia paling pintar mengumbar senyum saat hatinya tergores perih. Benar-benar memiliki dua sisi.

Special for Deasy and Ipang. Para gemini tempatku bisa jadi diri sendiri. Love u...

Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

G mengatakan…
Hi Rhein, brarti kita sama, haha! Sama2 Gemini, dan memang betul, kbnykan orang merasa nyaman curhat dengan gemini, mungkin juga karena pada umumnya org2 gemini tidak berbagi curhatan tsb. kemana2, gemini termasuk tidak dan bukan ember, xixixi..
ayu ambarsari hanafiah mengatakan…
rhein, bener ga sih kalo gemini cowok tu identik dengan bermuka dua nya alias playbooy? wahaha

kayak pengalamanku kemaren punya temen deket gemini (2 kali malahan), walaahh.. muka dua bangeettss, sini suka situ juga naksir, wahaha.. *curhat

eh tapi kalo gemininya rhein beda kok :D
*clarify first before get dumped by rhein
rhein fathia mengatakan…
@G:
hoaaa... sama juga ternyata. Apakah "G" itu juga arti dari Gemini? hehehe.. Iya, mungkin karena tipikal gemini itu supel, pendengar yang baik, tapi ga ember dan cool. Jadinya banyak yang nyaman cerita... hohoho...

@Ayu:
Hahaha... ga cuma cowoknya, Yu.. Cewenya juga, termasuk gw... *upsss.. :p. Sebenarnya, mungkin karena gemini itu sangat mudah berteman dan simpatik sama banyak hal. Jadinya terkesan lirik sana-sini dan ga konsisten. Tapi dari pengalaman gw berteman dari para Gemini, se-player apapun Gemini, kalau udah nemu 1 yang cocok, bakal setia!

Postingan populer dari blog ini

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

Backpacker Thailand Trip (part 1): Jakarta-Bangkok

Sawaddi Kha...
Ayey! Rhein baru pulang dari Thailand dengan hati senang.. :D Hmm.. cerita mulai dari mana dulu ya? Persiapan dulu kali ya. Oke deh.
Persiapan Backpacker murah meriah. Selain sama keluarga atau dapat fasilitas dari instansi tertentu, Rhein selalu jalan-jalan ala backpacker. Why? Selain murah juga karena males geret-geret koper. Hahaha... Rencana backpacking ke Thailand ini berawal dari adanya tiket promo Air Asia & Lion Air sekitar 5 bulan lalu yang membuat Rhein berhasil mendapat tiket Jakarta-Bangkok PP seharga 700 ribu rupiah sajah! Yes, murah!
Menjelang sekitar 1-2 minggu keberangkatan, baru deh mulai cari info detail tentang segala hal menarik di Thailand. Dari worskhop Seasoned Traveler waktu di UWRF, dikasih tahu kalau persiapan sebelum traveling (apalagi bagi penulis) itu sangat penting supaya nggak blank banget saat di lokasi. Sehingga saat sampai di tujuan, kita nggak lagi bingung mau ngapain atau ke mana, tapi bisa lebih fokus menerima hal-hal detail yang …

Perkara ber-Agama dan ber-Tuhan di Australia

"Are you a Buddhist?" Saya menatap teman, yang sudah saya kenal di tempat kerja selama satu bulan itu, dengan pandangan bermakna, "Hah?"
Australia, sebuah benua dan negara dengan penduduk sangat-sangat-sangat beragam latar belakangnya. Di sini, pertanyaan setelah "What's your name?" adalah "Where are you from?". Dan jawabannya jarang banget "I'm Aussie." Pasti dari negara yang beda-beda. Indonesia memang penganut Bhineka Tunggal Ika (yang sekarang sedang terluka), namun tinggal setahun di benua Kanguru membuat saya berinteraksi dengan lebih banyak lagi perbedaan. Postingan kali ini akan mencoba membahas tiga perbedaan signifikan berdasarkan pengalaman saya dan bagaimana menyikapinya. Tadinya saya mau menulis menjadi satu postingan, tapi berhubung hobi curhat jadi saya pisah karena kepanjangan.
AGAMA

"Are you working everyday?" Pemuda itu bertanya sembari tangannya sibuk menyiapkan pesanan mie. "No. I have day off …