Langsung ke konten utama

Pre-Order GLOOMY GIFT

Huurraayy... GLOOMY GIFT terbit. Yeeaayy!! :D


Pre-Order: 16-27 February 2015

Setelah terakhir kali menerbitkan novel tahun 2013, kini Rhein akhirnya diberi kesempatan untuk melahirkan karya lagi. Alhamdulillah… Cerita latar belakang novel ini sudah pernah diceritakan di sini dan ternyata hampir setahun proses hingga terbit. Maklum, revisi dari editor harus Rhein kerjakan di sela-sela mengerjakan thesis juga. Hihihi.

Baiklah, saat ini Rhein akan memberi informasi terpenting se-alam semesta bagi Absurd Astronaut, bahwa PRE-ORDER GLOOMY GIFT sudah dibuka. Jeng! Jeng!

Pre-Order kali ini diadakan di beberapa toko buku online (tbo) yang bisa kalian pilih. Berikut link tbo yang mengadakan pre-order Gloomy Gift.


Apa saja keuntungan melakukan pre-order? Pastinya bisa membeli novel GLOOMY GIFT dengan harga diskon dan bertanda tangan penulis (iya, saya.. xD). Kemudian, sesuai dengan judul novel yang mengandung kata 'gift', pastinya pembaca yang melakukan pre-order di tbo yang sudah disebutkan di atas akan mendapatkan gift khusus plus voucher. Eits, tapi gift & voucher ini terbatas ya.. Siapa cepat dia dapat.

Kali ini Rhein menggandeng 3 brand yang akan memberikan voucher diskon.

gift & voucher for pre-order

Salah satu brand fashion yang memiliki outlet di Bandung dan tidak hanya outlet, tetapi juga studio fashion dengan konsep Platform 9 3/4 ala Harry Potter! Penasaran? Kalian bisa intip kontak kru mereka di: Instagram Edgmor


Untuk yang suka fashion cute, cek www.myrubylicious.com deh... susah banget kalau nggak tergoda. Hihihi.. Atau cek juga Instagram dan Twitter mereka.

Brand VictivLabs harus dimiliki sama tipe pekerja kreatif! Apalagi yang suka gambar dan nulis. Notebook mereka keren-keren dan berguna banget untuk menampung semua ide kreatif kalian. Pssstt.. saya bikin plot cerita Gloomy Gift juga di notebook merek, lho.. Hihi.. Intip aja deh di Instagram VictivLabs atau Facebook VictivLabs. Voucher VictivLabs ini khusus pre-order Gloomy Gift di KutukutuBuku ya.. Limited!

They're not Gloomy Gift... They're really sweet gift if you pre-order Gloomy Gift.. ^.^


Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

Backpacker Thailand Trip (part 1): Jakarta-Bangkok

Sawaddi Kha...
Ayey! Rhein baru pulang dari Thailand dengan hati senang.. :D Hmm.. cerita mulai dari mana dulu ya? Persiapan dulu kali ya. Oke deh.
Persiapan Backpacker murah meriah. Selain sama keluarga atau dapat fasilitas dari instansi tertentu, Rhein selalu jalan-jalan ala backpacker. Why? Selain murah juga karena males geret-geret koper. Hahaha... Rencana backpacking ke Thailand ini berawal dari adanya tiket promo Air Asia & Lion Air sekitar 5 bulan lalu yang membuat Rhein berhasil mendapat tiket Jakarta-Bangkok PP seharga 700 ribu rupiah sajah! Yes, murah!
Menjelang sekitar 1-2 minggu keberangkatan, baru deh mulai cari info detail tentang segala hal menarik di Thailand. Dari worskhop Seasoned Traveler waktu di UWRF, dikasih tahu kalau persiapan sebelum traveling (apalagi bagi penulis) itu sangat penting supaya nggak blank banget saat di lokasi. Sehingga saat sampai di tujuan, kita nggak lagi bingung mau ngapain atau ke mana, tapi bisa lebih fokus menerima hal-hal detail yang …

Perkara ber-Agama dan ber-Tuhan di Australia

"Are you a Buddhist?" Saya menatap teman, yang sudah saya kenal di tempat kerja selama satu bulan itu, dengan pandangan bermakna, "Hah?"
Australia, sebuah benua dan negara dengan penduduk sangat-sangat-sangat beragam latar belakangnya. Di sini, pertanyaan setelah "What's your name?" adalah "Where are you from?". Dan jawabannya jarang banget "I'm Aussie." Pasti dari negara yang beda-beda. Indonesia memang penganut Bhineka Tunggal Ika (yang sekarang sedang terluka), namun tinggal setahun di benua Kanguru membuat saya berinteraksi dengan lebih banyak lagi perbedaan. Postingan kali ini akan mencoba membahas tiga perbedaan signifikan berdasarkan pengalaman saya dan bagaimana menyikapinya. Tadinya saya mau menulis menjadi satu postingan, tapi berhubung hobi curhat jadi saya pisah karena kepanjangan.
AGAMA

"Are you working everyday?" Pemuda itu bertanya sembari tangannya sibuk menyiapkan pesanan mie. "No. I have day off …