Langsung ke konten utama

TAMAT

cover first draft
Alhamdulillah.... Akhirnya,
Horaaaayyy....!!

Minggu ini rencana akan terbang ke salah satu penerbit. Mohon doanya ya, teman-teman... Semoga ada penerbit yang berminat sama novel ini. Rasanya deg-degan euy.. Saya udah lama nggak nerbitin novel.
Oiya, gambar di atas itu jadi cover first draft. Dibuatin sama Aldriana Amir. Lucuuuuu dan aku suka banget! Thanks a lot, Aldri... Sebenarnya sih, kalau mau kirim first draft nggak harus pakai cover juga. Tapi, saya pengen pake... *maksa* Karena saya merasa full, dalam membuat CoupL(ov)e ini.. Nggak mau nanggung, harus diperindah... Hohoho..

Yang mau baca, silakan klik link-nya aja. Dan jangan lupa isi pollingnya ya.. Sekali lagi, mohon doa! ^_^

Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

Hans Brownsound ツ mengatakan…
kereeeen rhein.
gue bikin novel gak pernah sampe selesai. wakaka *ngakak*
mudah2an diterbitin,
biar nggak bokek lagi. hehehe
langkah fie mengatakan…
aku doa'in rhein dari sini, moga sukses.

hahaha tuh gambar Ald gak bisa jauh2 dari burung warna kuning yah :P
achie mengatakan…
amiennn.. sakses y neng :)
Qori Reader mengatakan…
semoga saya dapet yang gratisannya :P*berharap..
Alvina A. Amir mengatakan…
semoga sukses rheiinn.. :)

hmm.. sepertinya tuh gambar sy kenal deh.. hehhee :P
rhein fathia mengatakan…
@Hamsterbrown:
Bwahahaha.. itu pernyataan, bener buanget! Biar ga bokek lagi.. =))

@fie:
makasih ya, dear.. Iya, khas Al banget ya.. tp lucuuu...

@achie:
Makasih, chie.. :)

@Qori:
#Plak!

@Alvin:
Makasih, Alvin.. Haha.. iya nih.. pasti kenal lah.. khas kakakmu banget... :p
Aldriana A. Amir mengatakan…
Rhein.. Sukses utk novelnya! Terima kasih buat kerja samanya ya :)
rhein fathia mengatakan…
@Aldri:
Thanks a lot juga ya, say... :*

Postingan populer dari blog ini

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

Backpacker Thailand Trip (part 1): Jakarta-Bangkok

Sawaddi Kha...
Ayey! Rhein baru pulang dari Thailand dengan hati senang.. :D Hmm.. cerita mulai dari mana dulu ya? Persiapan dulu kali ya. Oke deh.
Persiapan Backpacker murah meriah. Selain sama keluarga atau dapat fasilitas dari instansi tertentu, Rhein selalu jalan-jalan ala backpacker. Why? Selain murah juga karena males geret-geret koper. Hahaha... Rencana backpacking ke Thailand ini berawal dari adanya tiket promo Air Asia & Lion Air sekitar 5 bulan lalu yang membuat Rhein berhasil mendapat tiket Jakarta-Bangkok PP seharga 700 ribu rupiah sajah! Yes, murah!
Menjelang sekitar 1-2 minggu keberangkatan, baru deh mulai cari info detail tentang segala hal menarik di Thailand. Dari worskhop Seasoned Traveler waktu di UWRF, dikasih tahu kalau persiapan sebelum traveling (apalagi bagi penulis) itu sangat penting supaya nggak blank banget saat di lokasi. Sehingga saat sampai di tujuan, kita nggak lagi bingung mau ngapain atau ke mana, tapi bisa lebih fokus menerima hal-hal detail yang …

Yang Berbeda: Orientasi Seksual dan Ras

Suatu kali di kelab malam, lantai dansa selalu menjadi tujuan utama saya untuk bergoyang. Lampu gemerlap, musik berdentam, dan di antara kerumunan saya melihat seorang perempuan rupawan dengan rambut indah panjang. Ia mengerling, mata kami bertemu. Tanpa ragu, gadis itu menarik saya untuk menari berpasangan. Beberapa pria melihat kami begitu asyik dan tertarik untuk mendekat, perempuan itu dengan setengah malas menghalau tak berminat. Seiring musik menghentak, kami berdansa makin semangat. Kami tertawa, saling sentuh menggoda, sesekali gadis cantik itu memeluk saya, tangannya serta merta meraba pinggul dan paha. Dengan alasan berpose selfie, pipi dan bibir saya pun diciumnya. Sampai ketika jemarinya berkelana ke bagian intim, saya merengkuh kedua pipinya dan berkata, "I'll go buy drinks. Okay?" 
Melanjutkan postingan sebelumnya, Australia tidak hanya menyuguhkan cerita tentang perbedaan agama. Kali ini saya akan bercerita tentang perbedaan lain yang jarang ditemui selama…