Bukit Vitkov



Usai UAS sore tadi, saya memutuskan jalan-jalan ke Bukit Vikov. Tempat ini menjadi lokasi yang paling sering saya kunjungi dalam satu tahun terakhir. Saat jogging, rutenya ke Bukit Vitkov. Lagi kesel dan stress, jalan santai ke Bukit Vitkov. Lagi senang, main ayunan di Bukit Vitkov. Lagi gabut, bawa sandwich dan kopi instan lalu duduk di pinggir Bukit Vitkov dan makan bekal. Favorit saya adalah menatap sinar jingga matahari terbenam menyinari segala penjuru kota Praha dari Bukit Vitkov. Cantik dan klasik.


Kali ini saya duduk agak lama di pinggiran bukit sembari mendengar harmoni denting piano Merry Go Round of Life by Joe Hisaishi. Musik favorit yang tidak pernah bosan saya dengar meski diputar berulang-ulang. Pemandangan kota Praha yang khas dengan warna atap cokelat-oranye, bangunan-bangunan Eropa klasik, gereja dan kastil di kejauhan. Ditambah aransemen musik yang cocok sekali untuk pengiring dansa waltz. Serasa dibawa kembali ke masa kerajaan Eropa sebelum perang dunia. 


No, no, meski suka halu ingin jadi Princess, kali ini saya berpikir tentang hal nyata. Hey, kuliah saya udah selesai, lho. Hari ini uas terakhir, ngga akan ada kelas, tugas bejibun, diskusi panjang, atau kurang tidur untuk persiapan ujian. Tentu masih ada state exam dan sidang thesis beberapa bulan ke depan. Tapi hey.. saya sudah menyelesaikan semua mata kuliah selama 4 semester ini. Nggak terasa? Terasa lah! Nggak lagi-lagi saya mau mengulang kuliah di luar negeri. Perpaduan kuliah-kerja full time, jauh dari orang-orang tersayang, di masa pandemi pula. Bersyukur banget mental masih bisa tahan dan mentok sampai konseling aja, nggak sampai nyerah pulang ke Indonesia apalagi gila. Haha..


And it's life, isn't it? Just like merry go round, we just circle around. Masuk sekolah, teman baru, guru-guru, mata pelajaran, tugas-tugas, ujian, lulus. Dari usia 6 tahun siklusnya begitu. Sedih-senang, tangis-tawa, cemas-lega, puas-kecewa, cinta-hilang rasa. Hati manusia berputar tidak jauh dari itu semua. Yang beda hanya jarak yang kian jauh, sabar yang makin luas, dan kebijaksanaan yang kian matang. Bukankah kita hidup untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin? :)


Dalam 1-2 bulan ke depan saya akan pindah karena kontrak dengan asrama sudah habis. Kalau dapat lokasi yang berbeda dengan sekarang, mungkin bakal jarang ke Bukit Vitkov. Mungkin akan dapat taman lain dengan pemandangan lebih bagus. Mungkin juga bakal dapat taman yang biasa-biasa aja. Namun Bukit Vitkov akan jadi tempat istimewa. 


"One day you'll come here, I'll take you to Vitkov Hill. We'll see the city, we'll see the sunset. We'll bring our own food and drink and spend time share our laugh and stories. Then when the night come, we'll see the moon, we'll see the stars, we'll see incandescent light from a far."


Love is real, real is love. -John Lennon-

Comments

Rd said…
selamat ya teh.
keren ada spot keren gitu euy

Popular posts from this blog

Giveaway & Talkshow with Nulisbuku Club

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Backpacker Thailand Trip (part 1): Jakarta-Bangkok