Langsung ke konten utama

Curhat November

Baru sadar, ternyata hampir sebulan Rhein ngga update blog ini. Kenapa? Kenapa ya? Ah alasannya sih klasik saja, to much hectic with college-thingy. Setelah jalan-jalan 2 minggu keliling kota itu, mau nggak mau harus ngejar ketertinggalan materi di kampus. Oh, jangan lupa tugas membludak-nya. Oh, jangan lupa menjelang UAS. Oh, jangan lupa deadline yang selalu bersahabat erat dengan printer rusak dan musti bolak-balik ke tempat service. Well, everything about daily ordinary college-girl. Exclude the boyfriend of course. I have none. Note yet.

November kali ini menyenangkan. Diawali dengan event Wedding Expo dan seperti biasa Tenda Destarata buka booth di sana. Cari jodoh klien di sana. Rhein juga dapet buku bagus yang diincer sejak lama dan susah dapetnya, buku biografi Steve Jobs (thanks to Mput yang udah beliin). I love how Walter Isaacson write about him. Manusiawi, menyentuh, dengan teknik storytelling yang patut diacungi jempol. Baru kali ini baca buku buku biografi bisa sampai ngakak dan nangis. Am I too sensitive? No, I just love drama.

Aktivitas lain.... Hmmm.. masih nulis untuk novel selanjutnya. It will be different theme, I think. I really need to read a lot how-to-write-novel guide books to write this stories. Hope it will be work. I don't know when it will be published. Mengerahkan seluruh tenaga untuk menulis satu adegan kadang butuh waktu seharian, di mana kata 'seharian' itu cukup sulit dicari di tengah hectic kampus. But I enjoy it. Kalau ada aktivitas yang bisa membuat lupa waktu, yang konon menjadi indikasi bahwa di sanalah passion seseorang berada, menulis adalah salah satunya buat Rhein, selain tidur tentunya. 

Doakan lancar dan bisa terbit ya.. :)

Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

Riski Fitriasari mengatakan…
Amiiin.. :) Semoga semuanya lancar...
Abi Ziya mengatakan…
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Abi Ziya mengatakan…
yah.. mudah2an lancar mba..

Postingan populer dari blog ini

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

Trip to Vietnam: Hanoi-Ha Long Bay

Sebenarnya perjalanan ini saya lakukan Oktober 2017 lalu, namun apa daya baru sempat ditulis sekarang. Kemudian kali ini juga kunjungan saya ke Vietnam yang kedua, yang  pertama tahun 2015 dan malah tidak saya tulis di blog. Semua karena apa? Tentu karena malas. Hahaha..

Berbekal izin libur dari kantor dan tiket yang nggak murah-murah amat, saya dan adik bertolak ke Vietnam, sempat transit dan bermalam di KLIA2 untuk flight pagi menuju Hanoi. Berhubung kali ini merupakan perjalanan singkat (maklum buruh), otomatis saya nggak bisa go-show ujug-ujug menclok di suatu negara baru dan berpikir mau ngapain aja seperti biasanya. Saya sudah booking hostel dorm (hanya $5! I love Vietnam! Cheap!) dan tujuan saya kali ini jelas: Bermalam di kapal pesiar di Ha Long Bay. Duh, buruh satu ini emang loba gaya pisan. 
Hari ke 1
Dari bandara Hanoi kami naik bis umum dengan waktu perjalanan kurang lebih 30 menit ke daerah Old Quarter atau Hoan Kiem District. Sebenarnya di bandara banyak yang menawarkan …

Backpacker Thailand Trip (part 4): Grand Palace - Asiatique

Rhein itu kebiasaan deh, kalau posting tentang backpacking pasti ngga beres dari berangkat sampai pulang. Seringnya kepotong setengah-setengah karena alasan yang entah apa. Mungkin ini mengidentifikasi kalau Rhein tipe orang yang cepet move on yah.. Hehehe.. 
Untuk Backpacking Thailand ini udah diniatkan harus ditulis sampai tamat! Soalnya ini backpacking berprestasi yang mengeluarkan budget murah, ke luar negeri pula. Baiklah, mari kita lanjutkan cerita-cerita backpackingnya dengan membongkar ingatan. Yang belum baca part sebelumnya ada di sini, di sini, dan di sini, ya.
Hari keempat di Thailand dan kembali ke Bangkok lagi. Pagi-pagi sekitar jam 8 Rhein udah siap mandi, dandan cantik, dan siap untuk wisata kebudayaan. Saat turun ke lobi, Rhein dikasih tahu sama penjaga penginapan bagaimana rute ke Grand Palace yang bisa ditempuh dengan jalan kaki dari Khaosan Road dan jangan tertipu sama orang-orang yang menawarkan tuktuk atau mengatakan bahwa Grand Palace tutup. Ih sumpah pemilik &…