Langsung ke konten utama

Dunia Nyata Tetap Lebih Menyenangkan

Hello, apa kabar kalian di bulan September ini? Konon bulan ini identik dengan quote pamungkas,
wake me up when September end
Namun entah mengapa, yang identik bagi Rhein tentang September adalah kisah-kasih Gerakan 30 September/PKI. Hahahaha...

Okay, nothing is special about my life in this September. Semester baru sudah dimulai, perkuliahan sudah berjalan 3 minggu. Mata kuliah yang bikin sesak napas adalah Management Financial sama Business Strategy & Enterprise. Jelas ya dua mata kuliah ini ngga pernah gue dapet di Fisika dulu dan bener-bener blank! Untungnya, alhamdulillah banyak temen yang bisa diajak diskusi. Dan, menyenangkan! :)

Kenapa gue bilang menyenangkan? 

Well, honestly sometimes I feel so pathetic about this country, especially about not-important-thing people love to buzz. Let say, the rare of tahu-tempe (which is not in all location, only exaggerated news), Miss World controversy, or who-is-he the accidentally famous stupid person with "sasi-sasi". And thanks God, I got about these spreading news only in social media. Most of social media.

Maka, ketika gue tiap pagi datang ke kampus, berkutat dengan dunia nyata, orang-orang yang nyata, pembahasan yang muncul justru berbeda. Memang sih, yang dibahas nggak jauh-jauh dari tugas kuliah. Namun, semua isi tugas itu jauh lebih bermanfaat bagi suplai isi otak gue. Contohnya kuliah Business Strategy & Entreprise yang cukup bikin mumet seminggu ini tentang apa yang harus dilakukan seorang pengusaha pesawat jet (Embraer) dalam membuat strategi untuk menghadapi pesaingnya (Bombardier). Paper case yang harus dibaca bikin gue paham tentang industri pesawat, termasuk Boeing dan Airbus, bagaimana sejarah mereka, efek yang terjadi pasca bom 11 September, persebaran saham, efeknya terhadap berbagai negara, persaingan bisnis pabrik pesawat, dll.

Atau ketika gue mengerjakan tugas Financial Management, yang mana duh-plis gue ngga pernah megang akuntasi sejak kelas 3 SMA. Awalnya blank dan diskusi antar teman bisa bikin gue sedikit tercerahkan tentang bagaimana melihat pencatatan keuangan, pergerakan kestabilan saham perusahaan (kasus minggu ini PT Krakatau Steel), atau cara-cara mengidentifikasi perusahaan mana yang sehat dan kita bisa investasi di sana. Atau nggak usah jauh-jauh deh, pembahasan dalam membuat keputusan "saat mulai usaha, mending modal sendiri atau pinjem uang dari bank?"

I love my class since I came to study here. Gue suka suasana yang seimbang antara mau usaha, belajar, dan nggak lupa main, yang ada di antara temen-temen. Setidaknya, minimal, ada kok sekelompok orang yang lebih membicarakan hal bermutu dan bukan omong kosong.

Alhmadulillah. Makasih Tuhan, aku cinta dunia nyata yang menyenangkan ini. :)
Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

Siti Nurcholifah mengatakan…
Dari G 30S/PKI ke Business Strategy & Entreprise.. loncatnya berapa meter ya, kak? ;D

walaupun pusing-pusing, dijalani aja, lah, kak.. Allah masih melek :)
Inge Lakawa mengatakan…
waaa kyknya fun banget ya ^^

visit my blog ^_^
www.LuchLuchCraft.com
My online store ^_^
www.TokoLuchLuchCraft.biz

Postingan populer dari blog ini

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

Trip to Vietnam: Hanoi-Ha Long Bay

Sebenarnya perjalanan ini saya lakukan Oktober 2017 lalu, namun apa daya baru sempat ditulis sekarang. Kemudian kali ini juga kunjungan saya ke Vietnam yang kedua, yang  pertama tahun 2015 dan malah tidak saya tulis di blog. Semua karena apa? Tentu karena malas. Hahaha..

Berbekal izin libur dari kantor dan tiket yang nggak murah-murah amat, saya dan adik bertolak ke Vietnam, sempat transit dan bermalam di KLIA2 untuk flight pagi menuju Hanoi. Berhubung kali ini merupakan perjalanan singkat (maklum buruh), otomatis saya nggak bisa go-show ujug-ujug menclok di suatu negara baru dan berpikir mau ngapain aja seperti biasanya. Saya sudah booking hostel dorm (hanya $5! I love Vietnam! Cheap!) dan tujuan saya kali ini jelas: Bermalam di kapal pesiar di Ha Long Bay. Duh, buruh satu ini emang loba gaya pisan. 
Hari ke 1
Dari bandara Hanoi kami naik bis umum dengan waktu perjalanan kurang lebih 30 menit ke daerah Old Quarter atau Hoan Kiem District. Sebenarnya di bandara banyak yang menawarkan …

Backpacker Thailand Trip (part 4): Grand Palace - Asiatique

Rhein itu kebiasaan deh, kalau posting tentang backpacking pasti ngga beres dari berangkat sampai pulang. Seringnya kepotong setengah-setengah karena alasan yang entah apa. Mungkin ini mengidentifikasi kalau Rhein tipe orang yang cepet move on yah.. Hehehe.. 
Untuk Backpacking Thailand ini udah diniatkan harus ditulis sampai tamat! Soalnya ini backpacking berprestasi yang mengeluarkan budget murah, ke luar negeri pula. Baiklah, mari kita lanjutkan cerita-cerita backpackingnya dengan membongkar ingatan. Yang belum baca part sebelumnya ada di sini, di sini, dan di sini, ya.
Hari keempat di Thailand dan kembali ke Bangkok lagi. Pagi-pagi sekitar jam 8 Rhein udah siap mandi, dandan cantik, dan siap untuk wisata kebudayaan. Saat turun ke lobi, Rhein dikasih tahu sama penjaga penginapan bagaimana rute ke Grand Palace yang bisa ditempuh dengan jalan kaki dari Khaosan Road dan jangan tertipu sama orang-orang yang menawarkan tuktuk atau mengatakan bahwa Grand Palace tutup. Ih sumpah pemilik &…