Langsung ke konten utama

Resolusi Uyeah!!


Tuliskan semua mimpi-mimpimu. Jika suatu saat kamu terlupa, kamu bisa membacanya kembali dan lebih berusaha untuk menggapainya.

Sebelumnya, Rhein mau mengucapkan,

"SELAMAT TAHUN BARU 2012"

Semoga di tahun ini kita semua menjadi pribadi yang lebih baik ya... Jadi pribadi yang baik dulu, baru berharap hal-hal baik datang ke kita. Nah, kalau salah satu temen blogger Rhein  si cantik nona Siska ini membuat posting tentang kaca spion, mungkin kalau tulisan Rhein kali ini istilahnya kaca mobil depan kali yaaaa... Hahaha...
Dari dulu, Rhein nggak pernah bikin resolusi atau semacamnya di tahun baru. Paling cuma dipikirkan, di awang-awang, dijalani saja, lalu saat akhir tahun kembali bertanya-tanya, tahun ini gw udah ngapain aja ya? Mending kalau dipikirin, biasanya sih dilewati dengan biasa saja juga. Hahahaha...

Setelah Rhein pikir-pikir, sepertinya membuat resolusi ada bagusnya juga. Supaya tetap ingat kalau punya target yang harus dipenuhi dan membuat semangat hidup lebih meningkat pastinya. Soalnya ya... seperti yang bisa dilihat dari skrinsyut di atas, resolusi Rhein butuh BIAYA besar bangeeettt... Hahaha... Lagipula, adek Rhein, Furky si atlet nasional aja udah bikin resolusi LIBURAN, masak tetehnya kalah sih... 

So, mari coba dirunut Rhein mau ngapain aja di tahun ini.

  1. Lulus TOEFL IBT. Iya, Rhein pengen lanjut sekolah lagi, kalau bisa ke luar negeri. Dari hasil searching dan tanya-tanya temen yang udah pada hengkang dari negeri tercinta ini, TOEFL IBT adalah syarat masuk ke kebanyakan universitas di sana. Nggak semuanya sih, tergantung kampusnya juga.
  2. Lulus tes GRE. Alasannya sama, untuk syarat lulus kuliah di salah satu kampus luar negeri.
  3. Lulus tes kuliah. Kalau nggak dapet di luar negeri, minimal lulus di kampus negeri sendiri dulu deh... Hehehe...
  4. Khatam ngaji minimal 1 kali. Ngaji di sini maksudnya membaca Al-Qur'an ya... hihihi.. Ketahuan deh kalau selama ini Rhein suka bolong-bolong ngaji nya... :p
  5. Investasi LM 10 gr 5 keping. Alhamdulillah sejak tahun lalu Rhein udah bisa belajar investasi dikit-dikit. Alasan utama pasti untuk nabung ya... Dan cara investasi yang paling cocok untuk Rhein saat ini dengan gaji pas-pasan ya di Logam Mulia ini. Alhamdulillah udah mau punya 2 keping. Semoga sampai akhir tahun bisa terkumpul 5 keping.
  6. Backpacking! Oke...oke... dari skrinsyut di atas emang banyak banget ya tujuan backpacking Rhein... Pasti semuanya butuh biaya yang nggak sedikit. Tapi, sangat berharap bisa terwujud semuanya. Mumpung masih muda, mumpung belum nikah. *eh*.
  7. Terbitin NOVEL!! Oke... Oke... target CoupL(ov)e ada di toko buku belum tercapai tahun lalu karena kemalasan saya sendiri... Hahahaha....
  8. Belajar buat script film. Ehmmm... Sebenernya bukan pure buat script film sih ya... Cuma pengen belajar bagaimana sebuah cerita yang biasanya Rhein tulis bisa dibuat menjadi naskah yang bisa dipakai untuk film. Ngerti ngga? :D
  9. Buat kumpulan cerpen. Sudah sekian tahun Rhein nggak bikin cerpen. Seriously, nulis cerpen lebih susah daripada nulis novel.
  10. Karier yang lebih baik. Aamieeennnn sajaaahhh... :D :D
Okaayy... Sudah cukup  resolusi tahun 2012 ini. Muluk-muluk? Ah, bagi Rhein tidak pernah ada mimpi yang muluk-muluk. Mimpi itu gratis! Yang nggak gratis itu usahanya. Butuh modal, butuh integritas. Pembaca juga tolong di-aamien-kan ya semua resolusi ini agar terwujud. Doa banyak orang lebih cepat diijabah. :)

Jadi, kini saatnya membuat time table dan rancangan biaya, deh...




Published with Blogger-droid v2.0.2

Komentar

Anonim mengatakan…
Happy New Year Rhein!! Moga terwujud ya semua resolusinya. All the best deh :D
siska mengatakan…
aaaak iyaaa investasi! Aku juga punya resolusi itu tapi lupa, hihihi....
rhein fathia mengatakan…
@Winnie
happy new year too... thanks, my dear.. all the best for you :)

@siska
hahaha.. hayo investasi jgn lupa.. meski gw pribadi jg sering kalap buat jalan2 sih.. :))

Postingan populer dari blog ini

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

9 Things to Do for WHV Indonesia When Arrived in Australia

Sebenarnya saya udah lama ingin nulis ini, meski nggak sesibuk teman-teman WHV warrior lain, toh saya terkendala penyakit malas. As usual. Nah, berhubung sekarang lagi day off dan hawa-hawa di perpustakaan ini bikin pengen nulis, saya mau share beberapa hal yang perlu dilakukan saat awal hidup di Australia (Sydney, tepatnya) saat menjalani Work & Holiday Visa.
Beli Kartu Bukan kartu gaple ya. Saat mendarat di bandara Sydney, akan banyak ditemukan counter-counter provider ponsel. Saya milih kartu Vodafone, alasannya selain karena konon katanya menurut gosip sinyalnya paling kenceng, juga pada saat mau beli eh lagi ada diskon gitu, paket $50 cukup bayar $30. Nah, kartu sim di Australia ini agak sedikit berbeda dengan di Indonesia. Sistemnya paketan dengan harga berbeda. Misalnya, saya pakai paket $30 dengan masa berlaku 28 hari, gratis telpon & sms ke semua nomor Australia, paket internet 2 GB plus bonus, dan pulsa $30. Ini nggak pernah habis, lho. Karena saya seringnya pakai wi…

Backpacker Thailand Trip (part 4): Grand Palace - Asiatique

Rhein itu kebiasaan deh, kalau posting tentang backpacking pasti ngga beres dari berangkat sampai pulang. Seringnya kepotong setengah-setengah karena alasan yang entah apa. Mungkin ini mengidentifikasi kalau Rhein tipe orang yang cepet move on yah.. Hehehe.. 
Untuk Backpacking Thailand ini udah diniatkan harus ditulis sampai tamat! Soalnya ini backpacking berprestasi yang mengeluarkan budget murah, ke luar negeri pula. Baiklah, mari kita lanjutkan cerita-cerita backpackingnya dengan membongkar ingatan. Yang belum baca part sebelumnya ada di sini, di sini, dan di sini, ya.
Hari keempat di Thailand dan kembali ke Bangkok lagi. Pagi-pagi sekitar jam 8 Rhein udah siap mandi, dandan cantik, dan siap untuk wisata kebudayaan. Saat turun ke lobi, Rhein dikasih tahu sama penjaga penginapan bagaimana rute ke Grand Palace yang bisa ditempuh dengan jalan kaki dari Khaosan Road dan jangan tertipu sama orang-orang yang menawarkan tuktuk atau mengatakan bahwa Grand Palace tutup. Ih sumpah pemilik &…