Langsung ke konten utama

Sherlock Holmes, Baker Street 221B


Kebanyakan penggemar buku, pasti kenal dengan Sherlock Holmes, detektif hebat karangan Sir Arthur Conan Doyle itu. Dengan ciri khas mantel, topi, serta cangklong, menjadikannya icon detektif cerdas yang dapat menyelesaikan kasus apapun.

Rhein mengenal Sherlock Holmes zaman SMP. Waktu lagi seneng-senengnya baca novel detektif mulai dari Agatha Christie, Enid Blyton, Alfred Hitchock, dll. Seneng banget lah sama novel-novel berbau detektif gitu. Biasanya beli novel-novel gitu di toko buku loak. Karena jarang banget terbitan barunya. Nah, waktu denger berita munculnya ada film Sehrlock Holmes tuh, langsung niat banget deh WAJIB nonton. Cuma setelah premier, di Bogor adanya tayang pas midnight. Dan akhirnya, baru kamis lalu deh kesampaian bisa nonton om Sherlock ini sama berondong langganan. Hahaha...

Kesan setelah nonton? GREAT! Memang ada beberapa hal berbeda seperti tokoh Sherlock di novel adalah sosok rapi sedangkan di film sangat berantakan. Lalu dalam serial atau novel lebih mengedepankan sikap tenang, hanya perang pemikiran serta strategi namun di film ini cukup banyak action. Dr. Watson yang dalam cerita adalah tokoh pendek gendut serta penyabar, Jude Law yang memerankan adalah sosok tinggi dan tidak penyabar. Sherlock Holmes yang 'anti' wanita, Robert Dawney Jr menampilkan peran jatuh cinta pada wanita pencuri cerdik. But at least, tetep film yang keren!

Dengan setting kota London abad 19 yang masih banyak tersebar sekte-sekte keagamaan, di film ini bener-bener kerasa banget pertarungan antara pemikiran, logika sama mistis dan supranatural. Nggak hanya itu, di film juga mengajarkan untuk melihat detail hal-hal kecil dan berpikirlah secara tenang-logis-sistematis dalam melihat problem apapun. Karena ketika logika berjalan dengan baik, semua masalah ada jalan keluarnya.

So, FIGHT WITH YOUR BRAIN! YOUR SMART BRAIN!

Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

Melody Violine mengatakan…
gw juga suka banget ^^
watson, eh Jude Lawnya ganteng dan lebih berkarakter daripada yg di novel aslinya

Sherlock Holmes TV serial itu di mana? DVD atau TV biasa? channel apa? mau dong...

tadi gw udah coba masukin komen ke blog sendiri bisa2 aja qo, kode verifikasinya keluar
Afni Rustam mengatakan…
samaaaaaaaaaaa gw juga sukaaa bangeeet...
Ekspektasi gw ttg dokter Watson juga melenceng jaooo...kerenan fisiknya di pilem ketimbang khayalan gw pas baca novelnya.. hihihi
rhein fathia mengatakan…
@Melody:
Donlot di Indowebster, say...

@Afni:
Betul... banyak yang nggak nyangka sama tokoh watson..

Postingan populer dari blog ini

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

Backpacker Thailand Trip (part 1): Jakarta-Bangkok

Sawaddi Kha...
Ayey! Rhein baru pulang dari Thailand dengan hati senang.. :D Hmm.. cerita mulai dari mana dulu ya? Persiapan dulu kali ya. Oke deh.
Persiapan Backpacker murah meriah. Selain sama keluarga atau dapat fasilitas dari instansi tertentu, Rhein selalu jalan-jalan ala backpacker. Why? Selain murah juga karena males geret-geret koper. Hahaha... Rencana backpacking ke Thailand ini berawal dari adanya tiket promo Air Asia & Lion Air sekitar 5 bulan lalu yang membuat Rhein berhasil mendapat tiket Jakarta-Bangkok PP seharga 700 ribu rupiah sajah! Yes, murah!
Menjelang sekitar 1-2 minggu keberangkatan, baru deh mulai cari info detail tentang segala hal menarik di Thailand. Dari worskhop Seasoned Traveler waktu di UWRF, dikasih tahu kalau persiapan sebelum traveling (apalagi bagi penulis) itu sangat penting supaya nggak blank banget saat di lokasi. Sehingga saat sampai di tujuan, kita nggak lagi bingung mau ngapain atau ke mana, tapi bisa lebih fokus menerima hal-hal detail yang …

Perkara ber-Agama dan ber-Tuhan di Australia

"Are you a Buddhist?" Saya menatap teman, yang sudah saya kenal di tempat kerja selama satu bulan itu, dengan pandangan bermakna, "Hah?"
Australia, sebuah benua dan negara dengan penduduk sangat-sangat-sangat beragam latar belakangnya. Di sini, pertanyaan setelah "What's your name?" adalah "Where are you from?". Dan jawabannya jarang banget "I'm Aussie." Pasti dari negara yang beda-beda. Indonesia memang penganut Bhineka Tunggal Ika (yang sekarang sedang terluka), namun tinggal setahun di benua Kanguru membuat saya berinteraksi dengan lebih banyak lagi perbedaan. Postingan kali ini akan mencoba membahas tiga perbedaan signifikan berdasarkan pengalaman saya dan bagaimana menyikapinya. Tadinya saya mau menulis menjadi satu postingan, tapi berhubung hobi curhat jadi saya pisah karena kepanjangan.
AGAMA

"Are you working everyday?" Pemuda itu bertanya sembari tangannya sibuk menyiapkan pesanan mie. "No. I have day off …