Langsung ke konten utama

Twenty Nine My Age

Ulang Tahun selalu spesial sejak saya kecil. Meski bukan pecinta pesta, saya selalu melakukan hal menyenangkan di hari spesial ini untuk diri sendiri. Biasanya sih makan-makan, piknik, dan berdoa bareng keluarga. Kali ini karena tinggal di Sydney sendirian, tadinya saya mengira akan menghabiskan waktu di kafe. Namun rezeki anak soleh emang nggak kemana. Ternyata hari ulang tahun saya sama dengan Ratu Victoria dan di Australia menjadi hari libur nasional. Kafe tempat saya kerja yang bergabung dengan perkantoran, otomatis ikut libur. Lalu, kebun binatang paling kece se-Australia, Taronga Zoo, juga merayakan hari ulang tahun ke 100 di 2016 ini. Jadi, siapa pun yang datang saat hari ulang tahun (di tahun 2016 ini doang), cukup membayar $1 sajah! Tiket aslinya $46, lho... Rezeki lain ada teman yang bersedia ditodong untuk menemani saya ke kebun binatang. Hahahaha...

Hal menyenangkan lain adalah karena saya datang saat ulang tahun, pihak Taronga Zoo memberikan pin yang menandakan "I'm the birthday girl!". Jadi, saat jalan keliling kebun binatang dan bertemu petugas, mereka akan mengucapkan, "Hey, Happy Birthday! Have a good day!". Saya juga mendapatkan diskon 10% setiap belanja di souvenir shop. Alhamdulillah... I'm so happy... 

birthday girl so happy for whole day!
Age just number. Now twenty nine my age and still have labil economy alias hidup miskin merantau di negeri orang. Mungkin ulang tahun seharusnya menjadi momen merenung dan berkontemplasi, apa yang sudah saya lakukan atau berikan untuk agama, keluarga, dan negara. Namun apa daya, sepertinya pemikiran saya masih seperti tampang saya jika dilihat oleh orang luar negeri; selalu disangka usia dua puluh dua.

They're make me happy today :)
Harapan saya setiap tahun sederhana; saya hanya ingin jadi manusia yang penuh syukur dan bahagia.. :)

Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

Amin Kak... semoga twenty nine your age bisa jadi lebih baik ke depannya xD
Nelly Vergawati mengatakan…
Senangnya at the zoo, lagi lagi, pengen dah kesana juga Kak Rhein *gagalfokus Selamat hari lahir kak Rhein, semoga yang kakak harapkan akan terwujud..
Nova Indah Putri Lubis mengatakan…
Selalu suka dengan artikel yang ditulis mbak Rhein... :)

Happy milad mbak, semoga apa yang dicita-citakan tercapai... :)
jejakgufron mengatakan…
Met milad rhein, sukses dunia akhirat yaaa...
nhae gerhana mengatakan…
Ulang taun emang hari yg spesial ya.. Makin nambah usia, kadang kita malah lebih pengen merenung, bukan hura2 kaya dulu *loh kok curcol.. hehe.. Btw Semoga sisa usiany makin berkaah yaaa.. sukses disananya :)
Asmi Nur Aisyah mengatakan…
Halo Kak... Namaku Asmi. Aku nggak main ke blog Kakak terus jadi tau deh Kakak kuliah jurusan creative writing. Boleh aku tanya tanya soal studi Kakak? Aku juga tertarik untuk ambil kuliah itu untuk master nanti (amiin, kalau keterima). Boleh aku minta kontak email Kakak? Terima kasih Kak sebelumnya.

Postingan populer dari blog ini

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

Trip to Vietnam: Hanoi-Ha Long Bay

Sebenarnya perjalanan ini saya lakukan Oktober 2017 lalu, namun apa daya baru sempat ditulis sekarang. Kemudian kali ini juga kunjungan saya ke Vietnam yang kedua, yang  pertama tahun 2015 dan malah tidak saya tulis di blog. Semua karena apa? Tentu karena malas. Hahaha..

Berbekal izin libur dari kantor dan tiket yang nggak murah-murah amat, saya dan adik bertolak ke Vietnam, sempat transit dan bermalam di KLIA2 untuk flight pagi menuju Hanoi. Berhubung kali ini merupakan perjalanan singkat (maklum buruh), otomatis saya nggak bisa go-show ujug-ujug menclok di suatu negara baru dan berpikir mau ngapain aja seperti biasanya. Saya sudah booking hostel dorm (hanya $5! I love Vietnam! Cheap!) dan tujuan saya kali ini jelas: Bermalam di kapal pesiar di Ha Long Bay. Duh, buruh satu ini emang loba gaya pisan. 
Hari ke 1
Dari bandara Hanoi kami naik bis umum dengan waktu perjalanan kurang lebih 30 menit ke daerah Old Quarter atau Hoan Kiem District. Sebenarnya di bandara banyak yang menawarkan …

Backpacker Thailand Trip (part 4): Grand Palace - Asiatique

Rhein itu kebiasaan deh, kalau posting tentang backpacking pasti ngga beres dari berangkat sampai pulang. Seringnya kepotong setengah-setengah karena alasan yang entah apa. Mungkin ini mengidentifikasi kalau Rhein tipe orang yang cepet move on yah.. Hehehe.. 
Untuk Backpacking Thailand ini udah diniatkan harus ditulis sampai tamat! Soalnya ini backpacking berprestasi yang mengeluarkan budget murah, ke luar negeri pula. Baiklah, mari kita lanjutkan cerita-cerita backpackingnya dengan membongkar ingatan. Yang belum baca part sebelumnya ada di sini, di sini, dan di sini, ya.
Hari keempat di Thailand dan kembali ke Bangkok lagi. Pagi-pagi sekitar jam 8 Rhein udah siap mandi, dandan cantik, dan siap untuk wisata kebudayaan. Saat turun ke lobi, Rhein dikasih tahu sama penjaga penginapan bagaimana rute ke Grand Palace yang bisa ditempuh dengan jalan kaki dari Khaosan Road dan jangan tertipu sama orang-orang yang menawarkan tuktuk atau mengatakan bahwa Grand Palace tutup. Ih sumpah pemilik &…