Langsung ke konten utama

Lovely Happy January

Januari 2013. Awal tahun ini dibuka dengan pindahnya Rhein ke Bandung. Iya, ngekos lagi di sekitaran kampus ITB karena akan melanjutkan kuliah di sana. Rasanya gimana? Excited banget, dong! Meski agak deg-degan juga sih karena pas hari pertama masuk kuliah untuk briefing dan foto, Rhein nggak kenal siapa-siapa!! Sedangkan maba yang lain banyak yg dari bandung atau pernah satu kampus. Setelah ketemu briefing, akhirnya Rhein dapet satu kelompok untuk Bootcamp di Sukabumi. Apaan tuh Bootcamp? Ya, anggap sajalah semacam OSPEK! Jeng! Jeng!

Ospek/training S2 ternyata beda sama S1. Nggak ada omel-omelan senior, nggak ada disuruh bawa ini itu, nggak disuruh kuncir rambut aneh-aneh, de-el-el yang biasanya bikin ribet waktu ospek kuliah S1 dulu. Bootcamp kali ini semua mahasiswa baru MBA diajak ke Sukabumi, di resor hotel Pangrango. Beda ya, cyynn... Nginepnya aja di hotel! Hahaha... Aktivitasnya pun menyenangkan dan mendidik kami semua untuk lebih berinisiatif, tanggung jawab, toleran, dan hal-hal positif lainnya. Nah, berhubung nggak boleh cerita detail mengenai isi Bootcamp, jadi mending Rhein pamer foto-fotonya aja, yah! Hohoho...



Pokoknya, kegiatan bootcamp kali ini menyenangkan! Beres aktivitas, temen-temen kelompok 2 juga jalan-jalan di acaran Car Free Day yang berlokasi di wilayah Dago.. Seruuuu...!! Hahahaha.. Meski hujan gerimis labil, banyak yang bisa dilihat. Jadi kepikiran buat jualan di sana. *Dasar otak bisnis*. Hahahaha...


Pom-pom Boys kocak abiss!!
We are not complete :))
Terus, kuliahnya gimana? Kuliah menyenangkan. Dunia baru yang Rhein baru masuki cukup meningkatkan rasa excited dan penasaran. Meski ternyata kuliah finansial itu njelimet amit-amit ya, cyynn.. Hahah.. Cukup dinikmati. Rempongnya, senengnya, susahnya, dan tentunya banyak temen yang bisa bantu diskusi.

Selanjutnya, kabar baik yang juga melengkapi semua kegiatan menarik di awal 2013 ini adalah....
Novel CoupL(ov)e dalam status Coming Soon!
Yeeaaayy! Sekarang sedang dalam proses pemilihan cover. Duh, yang ngikutin novel ini dari sejak terbit online di tahun 2011, pasti tahu banget dong gimana penasarannya sama cerita ini. Hohoho.. Plus, gimana Rhein juga ngebet pengen cepet terbit. Alhamdulillah, one step closer menuju terbit dan beredar di toko buku. Spesial terimakasih untuk Aldriana Amir yang udah buatin cover oranye unyu yang bikin CoupL(ov)e versi online makin eksis. Untuk CoupL(ov)e versi terbit, akan diganti sesuai buatan penerbit Bentang Pustaka.

Buat yang mau dapet novelnya gratis, ikutan kuis-kuis, dan kabar-kabar pre-Order, bisa klik Like Fan Page Rhein Fathia, yaaa.. Atau klik di gambar Facebook di sebelah itu. Plus, ikut kuis Cover Pilihan juga yang hadiahnya kece-kece! :D

It will transform...

Makasih untuk semua dukungan dan doa kalian semua, ya... Dan bahagialah menjalani sepanjang tahun ini. :)

Love is real, real is love. -John Lennon-

Komentar

Anonim mengatakan…
simply dropping by to say hey
Alvina A. Amir mengatakan…
woaaahh.. menarik rhein.. good luck buat kuliah S2 nya dan lauching buku nya yaaaa... :)
Hipnoterapi surabaya mengatakan…
ospeknya keliatan seru :D

Pos populer dari blog ini

Backpacker Thailand Trip (part 1): Jakarta-Bangkok

Sawaddi Kha...
Ayey! Rhein baru pulang dari Thailand dengan hati senang.. :D Hmm.. cerita mulai dari mana dulu ya? Persiapan dulu kali ya. Oke deh.
Persiapan Backpacker murah meriah. Selain sama keluarga atau dapat fasilitas dari instansi tertentu, Rhein selalu jalan-jalan ala backpacker. Why? Selain murah juga karena males geret-geret koper. Hahaha... Rencana backpacking ke Thailand ini berawal dari adanya tiket promo Air Asia & Lion Air sekitar 5 bulan lalu yang membuat Rhein berhasil mendapat tiket Jakarta-Bangkok PP seharga 700 ribu rupiah sajah! Yes, murah!
Menjelang sekitar 1-2 minggu keberangkatan, baru deh mulai cari info detail tentang segala hal menarik di Thailand. Dari worskhop Seasoned Traveler waktu di UWRF, dikasih tahu kalau persiapan sebelum traveling (apalagi bagi penulis) itu sangat penting supaya nggak blank banget saat di lokasi. Sehingga saat sampai di tujuan, kita nggak lagi bingung mau ngapain atau ke mana, tapi bisa lebih fokus menerima hal-hal detail yang …

Untuk Kamu-Kamu yang Tidak Pintar

Zaman saya SMP sempat nge-tren adanya award semacam cewek tercantik, cowok terganteng, cewek tergaul, cowok terramah, dsb. Saat itu saya juga menang award, lho... jadi cewek ter-lemot alias lemah otak alias tulalit alias loading lama. Hahaha.. Dan emang bener sih, kala itu (sampai sekarang, meski nggak separah dulu) saya sering merespon sesuatu hal baru dengan kata pamungkas, “Hah? Hah?” dengan tampang boloho :))
Dari kecil saya nggak terlalu suka belajar akademis, apalagi di kelas. Lebih suka baca komik, majalah, novel, main, mengkhayal, jalan-jalan, atau membuat prakarya. Ibu juga bilang kalau saya bukan anak yang pintar, pun sampai sekarang punya kelemahan susah fokus saat di keramaian. Tapiiii... tapiii.. saat SD selalu ranking 3 besar, masuk SMP & SMA favorit dan mendapat peringkat 10 besar, lulus kuliah dari UI. Sombong kamu, Rhein! Itu namanya pintar!
No! Trust me, I’m not that smart dan kadang bingung kenapa bisa mencapai hal-hal yang mungkin termasuk wow untuk sebagian or…

Backpacker Thailand Trip (part 2): Pattaya & Koh Larn Island

7 May 2014 Subuh di Bangkok, jujur Rhein nggak tahu arah kiblat ke mana. Pas di Indo nyarinya jadwal solat doang, lupa cari arah kiblat. Tapi yasud, kalau nggak tahu, solat mah niatnya yang penting ke kiblat, yes. Malam sebelumnya udah pesen ke resepsionis kalau beres subuh minta diantar ke terminal bus Ekkamai. Katanya mereka bisa nganter pake ojeg. Namun apa daya jam 5 pagi itu resepsionis masih gelap, nggak ada orang, ngga ada bel untuk manggil, mau nelepon ke contact person ya nomor hape Rhein masih nomor Indo kena roaming ngga bisa dipake. Akhirnya memutuskan untuk check out, simpan kunci, dan keluar hostel cari taksi ke terminal Ekkamai. Soalnya ngejar kapal ferry ke Koh Larn Island di Pattaya nanti yang cuma ada di jam-jam tertentu. 
Supir taksi, petugas terminal, dan orang-orang yang Rhein temui sepagi itu ramah-ramah. Mungkin kelihatan banget, cewek bawa backpack gede laha-loho nggak tahu arah, jadi mereka murah hati ngasih informasi. Perjalanan 2 jam dari Bangkok ke Pattaya …