Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari April, 2015

Gloomy Gift di Deteksi Jawa Pos

Cuma mau pamer, Gloomy Gift masuk rubrik Deteksi Jawa Pos loh.. Hihihi.. Klik untuk memperbesar ya kalau mau baca. Saya ga mau nulis panjang-panjang hanya mau pesan, pada beli yaaa... Didoain yang beli rezeki makin lancar dan bahagia dunia akhirat. Me love you, reader.. :)

Love is real, real is love. -John Lennon-

Event Bandung: Book Talk Gloomy Gift

Hai Bandung! Meski saya udah lulus kuliah dan tidak lagi tinggal di Bandung, tapi tetep dong kota ini masih jadi tempat spesial. Nah, kebetulan banget dalam waktu dekat ini Klub Baca Bandung akan mengadakan acara yang berhubungan sama novel terbaru saya, Gloomy Gift di Bandung.

Acara: Book Talk Gloomy Gift
Waktu: 12 April 2015, 11.00-12.30
Tempat: Cokotetra Cafe, Jl. Ir. H. Juanda No. 322 (Seberang Bappeda Jabar)

Terus ngapain aja di sana? Acaranya santai aja, sih.. Tentu kita akan bahas tentang hal-hal menarik dari novel Gloomy Gift dan proses kreatifnya. Kalian yang datang boleh tanya sepuas-puasnya sama saya, gimana sih menulis novel action-romance itu? Secaraaaaa action itu sub-genre yang termasuk jarang di Indonesia dan how come adegan bertarung yang lebih enak ditonton di layar bisa dialihrupakan dalam bentuk tulisan? Terserah kalian mau tanya apa tentang novel ini, but please jangan tanya "Apa itu pengalaman pribadi kamu?". Hahaha..

Kalian juga boleh tanya tips-tips…

Membaca ala Penulis

Suatu hari saat memberikan talkshow di salah satu acara kepenulisan, salah seorang peserta mengajukan pertanyaan kira-kira seperti ini, “Apa sih tips membuat jalinan cerita dan kalimat yang enak dibaca saat menulis novel? Tolong jangan memberikan tips ‘banyak membaca’ karena saya sudah cukup bosan mendengar tips tersebut.”
Maka dalam tulisan kali ini, Rhein ingin sedikit berbagi tentang apa sih maksudnya harus ‘banyak membaca’ bagi siapa pun yang ingin belajar menulis?
Siapa pun yang ingin menjadi penulis, harus memiliki kemampuan khusus dalam membaca. Ada perbedaan besar antara membaca karena dia hobi dan karena dia ingin belajar menulis (dari pengalaman pribadi). Sebagai penulis, kita harus jeli bagaimana mengulik sebuah tulisan atau buku. Simpelnya gini. Ambil sebuah buku yang sangat kita suka dan tidak bosan saat membacanya, lalu selidiki, APA SIH yang membuat buku tersebut begitu memikat?
Kemudian, satu buku tersebut kita pretelin sampai jadi remah-remah. Apa yang menarik dari b…